M. Nasir
Lebih canggih dilihat menggunakan skrin 800x600 ke atas dan IE5+ ke atas













Lompat

 

Muzik Nusantara

Kandung

RuangMaya M. Nasir & Kembara
M. Nasir & Kembara

RuangMaya Ebiet G. Ade
Ebiet G. Ade

Sumbangsih - Kumpulan Lagu Malar Segar Sumbangsih

Lagu Raya Sepanjang Zaman
Lagu Raya


Klik sini untuk menurunkan RealOne
This site is RealMedia enhanced

Hantar E-Mel
Warkah-E

Forum Muzik Nusantara
Forum



Masihkah Ingat... M. Nasir & Yunizar Hussein
1995 Polygram

Masihkah Ingat... M. Nasir & Yunizar

..... Suatu Masa
..... Mengapa Terkenang
..... Dua Insan
..... Cubit-Cubitan
..... Pelukis
..... Lihatlah
..... Tanti
..... Dedaun Masa
..... Dia Ibu Ku
..... Masing-Masing
..... Di Hari Persandingan Mu
..... Ku Ingin Bebas

..... kembali ke senarai album

Suatu Masa (M. Nasir) [dengar] / [dengar versi 1999]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

Bagaimanakan ku mula / Dan apakah kata-kata / Yang indah untuk diabadikan / Tiap wajah berkisah / Tiap madah bererti / Manakah ilhamku / Cahaya di matamu / Senyum di bibirmu / Mengukir seribu tanda pertanyaan / Mungkinkah kau jua dalam kerinduan / Di saat begini aku merindukan / Berhelai-helai surat / Terbiar di depanku / Tak dapat aku utuskan / Ku ramas semua / Dan ku buangkan / Jauh dari pandangan / Lalu aku kesal / Ku kumpul semula / Tak dapat ku nyatakan apa yang ku rasa / Jika engkau tahu di dalam hatiku / Mungkinkah kau sahut jeritan batinku / Dengarkanlah panggilanku / Dengarkanlah lagu untukmu / Angin lalu kau sampaikan / Rasa rindu yang membara kepadanya / Warna-warna cintaku / Kian pudar bersama / Malam yang gelap gelita / Entahkan kau rasakan / Apa yang aku rasa / Atau kau tak endah / Tapi ku percaya / Semua telah tertulis / Dan niat suciku takkan disiakan / Dan di suatu masa / Di hari yang indah / Ku hulur tanganku / Lalu kau terima.


Mengapa Terkenang (Yunizar) [dengar]
Lagu oleh Shahruddin Amin dan Lirik oleh Hashim B. A.
© 1980 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

Mengapa terkenang / Pada buah hati / Pada dewa sayang / Yang telah pergi / Mengapa terbayang / Wajah nan jelita / Aku mabuk sorang / Merindunya / Di mana kah ku cari / Entah di rantau sepi / Dari seberang samudra / Oh! di mana / Mungkinkah sidia / Mengenang ku juga / Atau aku saja /Merindunya.


Dua Insan (duet) [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1980 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

Yunizar: Bila kau senyum, ku gembira / Bila kau sedih, ku menangis / Bagai taman rindukan kembang / Ku rindu padamu oh! sayang / M. Nasir: Di mana saja kau berada / Ku kan tetap bersamamu / Walaupun jasadmu jauh / Namun hatimu dekat selalu / Walau duri halangan menimpa / Bila cinta ada ku tetap setia / Hanya dikau dan asmara / Membuat hidupku bagai / Dalam Syurga / Yunizar: Biar masa berganti masa / Biar pun musim berubah / Telah ku katakan padamu oh! sayang / Duet: Hanya kuasa Tuhan dapat memisahkan / Yunizar: Jika kau tanya pada rembulan / Mengapa cahaya berseri-seri / Tentu jawabnya kepadamu / Kerna dikau cinta padaku / M. Nasir: Ku persembahkan kepadamu / Sekuntum bunga mawar merah / Kau terima sambil tersenyum / Kembang yang harum kau cium / Bila saja halangan menimpa / Kerna cinta ada ku tetap setia / Hanya dikau dan asmara / Membuat hidupku bagai / Dalam Syurga / Yunizar: Dua insan sedang bercinta / Dua insan berjanji setia / Telah ku katakan padamu oh! sayang / Duet: Hanya kuasa Tuhan dapat memisahkan.


Cubit-Cubitan (Yunizar) [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Misrudin
© 1980 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

Cubit-cubitan oh! / Cubit-cubitan / Senggol-senggolan oh! / Senggol-senggolan / Genit-genit gadis sekarang / Kalau dicubit katanya sayang / Genit-genit gadis sekarang / Kalau disenggol katanya cinta / Ini kisah gadis zaman sekarang / Gaul cinta bukan rahsia / Apa lagi kalau cinta pertama / Pengenalan yang paling indah / Tapi sayang kalau patah hati / Sedang bercinta ditinggalkan pergi / Olehnya gadis manis bunuh diri / Cinta pertama dibawa mati.


Pelukis (M. Nasir) [dengar]
Lagu oleh M. Nasir dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1979 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

Dari desa nan sepi / Ia berjalan kaki / Menuju ke kota harapan / Penuh cita-cita / Panas matahari yang bersinar / Menjadi teman / Dan debu-debu di jalanan / Sering mendekapi / Apa bolehkah tercapai cita-citanya / Di dalam garis bentuk dan warna / Sebuah potret tanpa nama / Mempamerkan jiwa mereka / Di dalam keagungan kota / Di saat-saat terakhir dalam hidupnya / Dengan penuh pengertian ia berkata / Hidup ini adalah satu cerita / Yang dilukiskan oleh Maha Pencipta / Mengapakah mereka / Tak pernah bertanya / Pada lukisan tanpa bernama / Apa yang dimaksudkan hidup ini / Kalau jiwa tak sehalus seni / Di saat-saat terakhir dalam hidupnya / Dengan penuh pengertian ia berkata / Namun berjuta-juta telah ku lafazkan / Tapi kau masih tak ingin mengerti.


Lihatlah (duet) [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

M. Nasir: Lihatlah diriku yang sedang dalam impian / Melayang di awang-awangan / Lihatlah insan berlari mengejar masa / Berlumba untuk mencapai cita / Yunizar: Oh! sayang / Apa yang kau menungkan dari dulu / Jiwamu dalam kekosongan / Tidakkah kau rasa apa yang aku rasakan / Hadirlah dalam mimpi-mimpiku / Jangan kau runsing lagi / Ku akan mengisi kekosonganmu / Jangan kau bimbang lagi / Ku kan sabar menunggu hingga kau sedar dari mimpi / Duet: Semoga satu cita dan juga satu mimpi / Bersama kita menempuh hidup.


Tanti (M. Nasir) [dengar]
Lagu oleh M. Nasir dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1979 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

Dari berjuta Cempaka / Ku sunting dikau / Yang berseri menjadi idaman / Setiap jejaka yang berlalu / Oh! apakah engkau Tanti / Yang sering bermain / Di dalam setiap mimpi-mimpi / Oh! Tanti datanglah kepadaku / Tak tertahan rasa hati / Hanya mencumbui bayangmu / "Duhai bunga impian / Bilakah kita kan bertentang mata / Di dalam nyata / Oh! Tanti / Janganlah kau mempermainkan hatiku / Kerna ku tak tahan menanggung cemburu" / Sungguh indah kata-kata / Dalam setiap renungan / Sungguh manis paras wajahmu / Di dalam setiap impian yang ku alami.


Dedaun Masa (M. Nasir) [dengar]
Lagu oleh M. Nasir dan Lirik oleh A. Rahman Daud
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

Dedaun masa / Berguguran satu-satu / Lambang hidup insan / Meniti rangkaian / Perjuangan / Pahit getir / Kehampaan / Tapi itu hanyalah ujian / Esok kan datang kedamaian / Dan sinar mentari / Menyerlah hidupmu / Tabahkan hatimu / Oh! insan / Dedaun masa / Berguguran satu-satu / Lambang hidup insan / Meniti rangkaian / Perjuangan / Untuk hidup bahagia.


Dia Ibu Ku (duet) [dengar]
Lagu oleh Ooi Eow Jin dan Lirik oleh Yasin Salleh
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

M. Nasir: Dari fajar hingga senja / Siang malam diharungnya / Duet: Lumpur sawah / Duri malam / Arus takdir hidup / M. Nasir: Tak sedikit dikesalnya / Segalanya untuk kami / Yunizar: Oh! ibuku yang tersayang / Demi kasih ibu / Duet: Tak diharapnya balasan / Cuma bahagialah kami / M. Nasir: Agar nanti jangan ulangi / Yunizar: Jalanan hidup penuh duri / Duet: / Tak ternilaikan budinya / Berkorban jiwa raga / M. Nasir: Bagai dewi luhur hatinya / Yunizar: Kasih dialah ibuku penuh..


Masing-Masing (M. Nasir) [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

Kedengaran guruh di langit berdentum / Tapi hujan masih juga tak ingin turun / Anak-anak masih berjudi / Dengan hidup di hutan-hutan batu / Masing-masing berjuang untuk hidup / Mimpiku semalam sungguh aneh sekali / Ada seorang kaya menghitung hasilnya / Sedangkan jiran disebelahnya / Tubuh menggeletar kelaparan / Masing-masing dengan diri sendiri / Inilah penghidupan manusia / Masing-masing berusaha mencari bahagia / Kuasa, harta dan kemasyuran / Menjadi punca utama / Banyak perkelahian / Masing-masing / Masing-masing dengan hidup sendiri / Sengketa di dunia tak mudah dilenyapkan / Berita yang baru ku dengar menggerunkan / Antara benar dan salah / Antara kuat dan lemah tiada beza / Masing-masing mengejar cita / Tiap detik penduduk di dunia bertambah / Masing-masing dengan impian untuk jaya / Masalah dulu belum selesai / kini datang pula yang baru / Masing-masing dengan masalah / Jikalau kita bersikap jujur / kadangkala tertipu oleh teman sendiri / Jikalau kita berdiam diri / Nanti kita ditinggalkan / Jauh ke belakang / Masing-masing / Masing-masing dengan hidup sendiri.


Di Hari Persandingan Mu (Yunizar) [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Othman Mohd.
© 1982 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

Dalam sepi ku terbayang / Wajahmu bermain di mataku / Lantas bercucuran airmata / Berlinangan di pipiku / Mengenangkan peristiwa / Di suatu masa kita berdua / Bermesra dan saling menyinta / Namun perpisahan akhirnya / Betapa sedih betapa pilu / Melihat kau berdua di situ / Bersama duduk di atas tahta / Di hari persandinganmu / Burung-burung pun turut berkicau / Menyanyikan lagu indah / Sanak saudara sekelian yang ada / Semua turut gembira / Selamat ku ucapkan padamu / Semuga kau bahagia / Dengan pilihanmu / Selamat ku pinta izin pergi dahulu / Membawa diriku ke alam baru / Selamat wahai pengantin baru / Semoga bahagia ke anak cucu / Selamat tinggal oh! sayangku / Semoga gembira selalu.


Ku Ingin Bebas (Yunizar) [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.

Jika kau bertemu dia / Tolong katakan padanya / Ku tak ingin kembali / Kepada dirinya lagi / Sudah cukup ku rasakan / Aku dijadikan mainan / Ikatan dah ku putuskan / Ku kan pergi membawa hati / Ku ingin bebas dari belenggu / Ikatan cinta yang hanya kata-kata / Ku ingin bebas bagaikan burung terbang / Merasakan hidup bahgia / Aku telah pelajari / Dari kesalahan ini / Dan betapa gembiranya / Aku telah sedar dari mimpi / Di sini suria bersinar / Di sini bayu bertiup / Tiada lagi kesal pilu / Tiada lagi keresahan / Kiniku bebas dari belenggu / Ikatan cinta yang hanya kata-kata / Kiniku bebas bagaikan burung terbang / Merasakan hidup bahgia.

 


kembali ke atas

 

1