|
Suatu
Masa (M. Nasir) [dengar]
/ [dengar versi 1999]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
Bagaimanakan ku mula
/ Dan apakah kata-kata / Yang indah untuk diabadikan
/ Tiap wajah berkisah / Tiap madah bererti / Manakah
ilhamku / Cahaya di matamu / Senyum di bibirmu / Mengukir
seribu tanda pertanyaan / Mungkinkah kau jua dalam kerinduan
/ Di saat begini aku merindukan / Berhelai-helai surat
/ Terbiar di depanku / Tak dapat aku utuskan / Ku ramas
semua / Dan ku buangkan / Jauh dari pandangan / Lalu
aku kesal / Ku kumpul semula / Tak dapat ku nyatakan
apa yang ku rasa / Jika engkau tahu di dalam hatiku
/ Mungkinkah kau sahut jeritan batinku / Dengarkanlah
panggilanku / Dengarkanlah lagu untukmu / Angin lalu
kau sampaikan / Rasa rindu yang membara kepadanya /
Warna-warna cintaku / Kian pudar bersama / Malam yang
gelap gelita / Entahkan kau rasakan / Apa yang aku rasa
/ Atau kau tak endah / Tapi ku percaya / Semua telah
tertulis / Dan niat suciku takkan disiakan / Dan di
suatu masa / Di hari yang indah / Ku hulur tanganku
/ Lalu kau terima.
Mengapa
Terkenang (Yunizar) [dengar]
Lagu
oleh Shahruddin Amin dan Lirik oleh Hashim B. A.
© 1980 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
Mengapa
terkenang / Pada buah hati / Pada dewa sayang / Yang
telah pergi / Mengapa terbayang / Wajah nan jelita /
Aku mabuk sorang / Merindunya / Di mana kah ku cari
/ Entah di rantau sepi / Dari seberang samudra / Oh!
di mana / Mungkinkah sidia / Mengenang ku juga / Atau
aku saja /Merindunya.
Dua
Insan (duet)
[dengar]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1980 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
Yunizar:
Bila kau senyum, ku gembira / Bila kau sedih, ku menangis
/ Bagai taman rindukan kembang / Ku rindu padamu oh!
sayang / M. Nasir: Di mana
saja kau berada / Ku kan tetap bersamamu / Walaupun
jasadmu jauh / Namun hatimu dekat selalu / Walau duri
halangan menimpa / Bila cinta ada ku tetap setia / Hanya
dikau dan asmara / Membuat hidupku bagai / Dalam Syurga
/ Yunizar: Biar masa berganti
masa / Biar pun musim berubah / Telah ku katakan padamu
oh! sayang / Duet: Hanya
kuasa Tuhan dapat memisahkan / Yunizar:
Jika kau tanya pada rembulan / Mengapa cahaya berseri-seri
/ Tentu jawabnya kepadamu / Kerna dikau cinta padaku
/ M. Nasir: Ku persembahkan
kepadamu / Sekuntum bunga mawar merah / Kau terima sambil
tersenyum / Kembang yang harum kau cium / Bila saja
halangan menimpa / Kerna cinta ada ku tetap setia /
Hanya dikau dan asmara / Membuat hidupku bagai / Dalam
Syurga / Yunizar: Dua insan
sedang bercinta / Dua insan berjanji setia / Telah ku
katakan padamu oh! sayang / Duet:
Hanya kuasa Tuhan dapat memisahkan.
Cubit-Cubitan
(Yunizar)
[dengar]
Lagu
dan Lirik oleh Misrudin
© 1980 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
Cubit-cubitan oh! / Cubit-cubitan
/ Senggol-senggolan oh! / Senggol-senggolan / Genit-genit
gadis sekarang / Kalau dicubit katanya sayang / Genit-genit
gadis sekarang / Kalau disenggol katanya cinta / Ini
kisah gadis zaman sekarang / Gaul cinta bukan rahsia
/ Apa lagi kalau cinta pertama / Pengenalan yang paling
indah / Tapi sayang kalau patah hati / Sedang bercinta
ditinggalkan pergi / Olehnya gadis manis bunuh diri
/ Cinta pertama dibawa mati.
Pelukis
(M. Nasir)
[dengar]
Lagu
oleh M. Nasir dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1979 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
Dari desa nan sepi /
Ia berjalan kaki / Menuju ke kota harapan / Penuh cita-cita
/ Panas matahari yang bersinar / Menjadi teman / Dan
debu-debu di jalanan / Sering mendekapi / Apa bolehkah
tercapai cita-citanya / Di dalam garis bentuk dan warna
/ Sebuah potret tanpa nama / Mempamerkan jiwa mereka
/ Di dalam keagungan kota / Di saat-saat terakhir dalam
hidupnya / Dengan penuh pengertian ia berkata / Hidup
ini adalah satu cerita / Yang dilukiskan oleh Maha Pencipta
/ Mengapakah mereka / Tak pernah bertanya / Pada lukisan
tanpa bernama / Apa yang dimaksudkan hidup ini / Kalau
jiwa tak sehalus seni / Di saat-saat terakhir dalam
hidupnya / Dengan penuh pengertian ia berkata / Namun
berjuta-juta telah ku lafazkan / Tapi kau masih tak
ingin mengerti.
Lihatlah
(duet) [dengar]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
M.
Nasir: Lihatlah diriku yang sedang dalam impian
/ Melayang di awang-awangan / Lihatlah insan berlari
mengejar masa / Berlumba untuk mencapai cita / Yunizar:
Oh! sayang / Apa yang kau menungkan dari dulu / Jiwamu
dalam kekosongan / Tidakkah kau rasa apa yang aku rasakan
/ Hadirlah dalam mimpi-mimpiku / Jangan kau runsing
lagi / Ku akan mengisi kekosonganmu / Jangan kau bimbang
lagi / Ku kan sabar menunggu hingga kau sedar dari mimpi
/ Duet: Semoga satu cita
dan juga satu mimpi / Bersama kita menempuh hidup.
Tanti
(M. Nasir) [dengar]
Lagu
oleh M. Nasir dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1979 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
Dari berjuta Cempaka
/ Ku sunting dikau / Yang berseri menjadi idaman / Setiap
jejaka yang berlalu / Oh! apakah engkau Tanti / Yang
sering bermain / Di dalam setiap mimpi-mimpi / Oh! Tanti
datanglah kepadaku / Tak tertahan rasa hati / Hanya
mencumbui bayangmu / "Duhai bunga impian / Bilakah
kita kan bertentang mata / Di dalam nyata / Oh! Tanti
/ Janganlah kau mempermainkan hatiku / Kerna ku tak
tahan menanggung cemburu" / Sungguh indah kata-kata
/ Dalam setiap renungan / Sungguh manis paras wajahmu
/ Di dalam setiap impian yang ku alami.
Dedaun
Masa (M. Nasir)
[dengar]
Lagu
oleh M. Nasir dan Lirik oleh A. Rahman Daud
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
Dedaun masa / Berguguran
satu-satu / Lambang hidup insan / Meniti rangkaian /
Perjuangan / Pahit getir / Kehampaan / Tapi itu hanyalah
ujian / Esok kan datang kedamaian / Dan sinar mentari
/ Menyerlah hidupmu / Tabahkan hatimu / Oh! insan /
Dedaun masa / Berguguran satu-satu / Lambang hidup insan
/ Meniti rangkaian / Perjuangan / Untuk hidup bahagia.
Dia
Ibu Ku (duet)
[dengar]
Lagu
oleh Ooi Eow Jin dan Lirik oleh Yasin Salleh
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
M.
Nasir:
Dari fajar hingga senja / Siang malam diharungnya /
Duet: Lumpur sawah / Duri
malam / Arus takdir hidup / M.
Nasir: Tak sedikit dikesalnya / Segalanya untuk
kami / Yunizar: Oh! ibuku
yang tersayang / Demi kasih ibu / Duet:
Tak diharapnya balasan / Cuma bahagialah kami / M.
Nasir: Agar nanti jangan ulangi / Yunizar:
Jalanan hidup penuh duri / Duet:
/ Tak ternilaikan budinya / Berkorban jiwa raga / M.
Nasir: Bagai dewi luhur hatinya / Yunizar:
Kasih dialah ibuku penuh..
Masing-Masing
(M. Nasir)
[dengar]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
Kedengaran guruh di langit
berdentum / Tapi hujan masih juga tak ingin turun /
Anak-anak masih berjudi / Dengan hidup di hutan-hutan
batu / Masing-masing berjuang untuk hidup / Mimpiku
semalam sungguh aneh sekali / Ada seorang kaya menghitung
hasilnya / Sedangkan jiran disebelahnya / Tubuh menggeletar
kelaparan / Masing-masing dengan diri sendiri / Inilah
penghidupan manusia / Masing-masing berusaha mencari
bahagia / Kuasa, harta dan kemasyuran / Menjadi punca
utama / Banyak perkelahian / Masing-masing / Masing-masing
dengan hidup sendiri / Sengketa di dunia tak mudah dilenyapkan
/ Berita yang baru ku dengar menggerunkan / Antara benar
dan salah / Antara kuat dan lemah tiada beza / Masing-masing
mengejar cita / Tiap detik penduduk di dunia bertambah
/ Masing-masing dengan impian untuk jaya / Masalah dulu
belum selesai / kini datang pula yang baru / Masing-masing
dengan masalah / Jikalau kita bersikap jujur / kadangkala
tertipu oleh teman sendiri / Jikalau kita berdiam diri
/ Nanti kita ditinggalkan / Jauh ke belakang / Masing-masing
/ Masing-masing dengan hidup sendiri.
Di
Hari Persandingan Mu (Yunizar)
[dengar]
Lagu
dan Lirik oleh Othman Mohd.
© 1982 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
Dalam sepi ku terbayang
/ Wajahmu bermain di mataku / Lantas bercucuran airmata
/ Berlinangan di pipiku / Mengenangkan peristiwa / Di
suatu masa kita berdua / Bermesra dan saling menyinta
/ Namun perpisahan akhirnya / Betapa sedih betapa pilu
/ Melihat kau berdua di situ / Bersama duduk di atas
tahta / Di hari persandinganmu / Burung-burung pun turut
berkicau / Menyanyikan lagu indah / Sanak saudara sekelian
yang ada / Semua turut gembira / Selamat ku ucapkan
padamu / Semuga kau bahagia / Dengan pilihanmu / Selamat
ku pinta izin pergi dahulu / Membawa diriku ke alam
baru / Selamat wahai pengantin baru / Semoga bahagia
ke anak cucu / Selamat tinggal oh! sayangku / Semoga
gembira selalu.
Ku
Ingin Bebas (Yunizar)
[dengar]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music Sdn. Bhd.
Jika
kau bertemu dia / Tolong katakan padanya / Ku tak ingin
kembali / Kepada dirinya lagi / Sudah cukup ku rasakan
/ Aku dijadikan mainan / Ikatan dah ku putuskan / Ku
kan pergi membawa hati / Ku ingin bebas dari belenggu
/ Ikatan cinta yang hanya kata-kata / Ku ingin bebas
bagaikan burung terbang / Merasakan hidup bahgia / Aku
telah pelajari / Dari kesalahan ini / Dan betapa gembiranya
/ Aku telah sedar dari mimpi / Di sini suria bersinar
/ Di sini bayu bertiup / Tiada lagi kesal pilu / Tiada
lagi keresahan / Kiniku bebas dari belenggu / Ikatan
cinta yang hanya kata-kata / Kiniku bebas bagaikan burung
terbang / Merasakan hidup bahgia.
|