Kembara
Lebih canggih dilihat menggunakan skrin 800x600 ke atas dan IE5+ ke atas













Lompat

 

Muzik Nusantara

Kandung

RuangMaya M. Nasir & Kembara
M. Nasir & Kembara

RuangMaya Ebiet G. Ade
Ebiet G. Ade

Sumbangsih - Kumpulan Lagu Malar Segar Sumbangsih

Lagu Raya Sepanjang Zaman
Lagu Raya


Klik sini untuk menurunkan RealOne
This site is RealMedia enhanced

Hantar E-Mel
Warkah-E

Forum Muzik Nusantara
Komen



Lagu-Lagu Dari Filem Kembara Seniman Jalanan
1986 Polygram

Lagu-Lagu Dari Filem Kembara Seniman Jalanan

..... Rupa Tanpa Wajah
..... Siapa Orang Kita
..... Balada Pemusik Jalanan
..... Duit!
..... Sesat Di Kuala Lumpur
..... Di Manakah Dikau
..... Citak Rompak
..... Balada Osman Tikus
..... Harapan Terakhir
.....
Rupa Tanpa Wajah (Instrumental)

..... kembali ke senarai album

Rupa Tanpa Wajah [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1986 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Damaikanlah jiwa ini / Dalam kesangsian ku terus kembara / Aku hanya manusia / Pasti ada yang dapat ku perlakukan / Sebelum ku pergi / Tiada apa yang ku pinta / Dalam dunia yang banyak meminta / Aku hanya manusia / Sekadar kebebasan sangat berharga / Maka itu aku terpesona / Pada keindahan warna pelangi / Rupa tanpa wajah / Bermain di mata / Berjalan tanpa ikut haluan / Wajah pura-pura / Bertopengkan wira / Menari tanpa ikut irama / Terpersona / Pada keindahan warna pelangi.


Siapa Orang Kita [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1986 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Manakah teman-temanku / Yang sama berjuang dahulu / Hilang sudah / Kebendaan menggelapkan / Lupa dengan perjuangan / Lupa sudah / Manakah semangat dulu / Atau hanya helahmu / Hanya palsu / Siapa! / Siapa orang kita / Mana! / Mana orang kita / Hela! Hela! / Nafasku hela / Kita harus bertemu / Buat rencana baru / Kita satu.


Balada Pemusik Jalanan (persembahan Search) [dengar]
Lagu oleh Zainol Ali dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1986 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Jeritan akordian tua / Merayap di udara / Meniti di hati manusia / Yang berjalan di kaki lima / Berkacamata hitam / Berdendang lagu ehsan / Dari kalbu sang insan / Si pemuzik jalanan / Dengan seribu impian / Berpandukan naluri / Setajam mentari / Walau dunia gelap gelita / Namun terang cahaya hatinya.


Duit! [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1985 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Ada yang panggil ringgit / Ada yang panggil dollar / Ada yang panggil baht / Ada yang panggil rupiah / Semua ini duit / Bikin orang belit / Duit! Duit! / Di mana kau duit / Duit! Duit! / Hutangku membukit / Ada yang benci duit / Ada yang cinta duit (bikin perut buncit) / Skandal sana sini / Punca semua duit / Cari duit halal / Agar jangan kesal / Duit! / Duit! duit! duit! / Duit! / Duit beli duit / Duit! / Duit! duit! duit! / Duit! / Buat beli cinta / Ramai orang yang berkata / Duit punca banyak dosa / Jangan sampai makan rasuah / Nanti bangsa jadi musnah / Zaman ini zaman duit / Tak ada duit diri tercepit / Tapi jangan jadi hamba duit / Nanti musnah diri sendiri.


Sesat Di Kuala Lumpur [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1986 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Sesat di Kuala Lumpur / Dosa dan pahala bercampur / Tapi kita perlu hidup / Kita perlu terus hidup / Terima kasih tuan dan nyonya / Doa sejahtera kami pohonkan / Pada Tuhan Maha Kuasa / Tuhan Maha Kuasa / Mungkin kita kan temui kebahagiaan / Di Kuala Lumpur / Dan mungkin kita akan kecewa / Mungkin kita akan jadi kaya dalam lumpur / Mungkin kita akan terpedaya / Sesat di Kuala Lumpur / Dosa dan pahala bercampur / Tapi kita perlu hidup / Kita perlu terus hidup / Terima kasih tuan dan nyonya / Doa selamat kami pohonkan / Pada Tuhan Maha Kuasa / Tuhan Maha Kuasa / Mungkin ada jalan di Kuala Lumpur / Jalan bahagia / Mungkin kita akan kecewa / Mungkin kita akan jadi alpa serta lupa / Dan Mungkin kita kan terpedaya / Mungkin kita akan jadi kaya serta lupa / Mungkin kita lupa pada asalnya.


Di Manakah Dikau [dengar]
Lagu oleh M. Nasir dan Lirik oleh Bakri Johari
© 1985 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Dalam sepi dan bisu / Terpaku langkahku / Terbaring dalam duka / Menyiksa batinku / Sehari mengharum / Indah di jambangan / Tapi sekelip mata / Musnah dari pandangan / Di dalam sunyi / Wajahmu terus menghilang / Berganti pada / Wajah senja yang malang / (Aku yang malang, oh sayang) / Tinggallah aku / Dalam kebingungan / Tinggallah aku / Dalam kedahagaan / Di manakah dikau / Di manakah dikau sayang / Aku dalam kesunyian.


Citak Rompak [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1984 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Siang malam peras kepala / Untuk menghasilkan sebuah karya / Tapi alangkah sedih di hati / Jika kerjanya tidak dihargai / Andai terjadi pada diri anda / Apakah agaknya yang dirasa / Banyak modal sudah ditanam / Melibatkan ramai pekerja / Tapi bila masa memungut hasil / Alangkah kesal wangya tak setimpal / Andai terjadi pada diri anda / Apakah agaknya yang dirasa / Citak rompak / Menghampakan seni negara / Citak rompak / Kita harus membasmikannya / Citak rompak / Adalah satu kerja salah / Citak rompak / Oh! inilah masanya / Oh! untuk kita bertindak / Dan harus bekerjasama / Tidak kira corak ciptaan / Lagu, buku mahupun filem / Patutkah kita yang berpenat lelah / Orang lain yang memungut untungnya / Andai terjadi pada diri anda / Apakah agaknya yang dirasa / Memanglah seni kebanggaan / Wang bukan perkara utama / Tapi jikalau tanpa wang / Apa dapatkah kita teruskan / Andai terjadi pada diri anda / Apakah agaknya yang dirasa.


Balada Osman Tikus [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1986 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Hey brother! / Bukan aku nak mengada-ngada / Tapi kau tahu aku pun / Punya rasa / Ha-ha-ha-haru / Tak peduli aku tetap aku / Tak peduli apa katamu / Orang boleh kaya dengan menipu / Hey brother! bagaimana aku / Kau nak halang aku / Halang mereka dulu / Tiada undang-undang / Dalam hutan batu / Ha-ha-ha-haru / Aku akan lari kalau kena kejar / Siapa yang bijak jadi orang besar / Jangan kau sedih, jangan gusar / Hey brother! kita mesti terus hidup / Ha-ha-ha-haru / Hey aku hidup tanpa subsidi / Tak tahu besok hidup atau mati / Jangan sedih, jangan gusar / Hey brother! kita mesti terus hidup / Ha-ha-ha-haru.


Harapan Terakhir [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1985 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Sampai begini hatimu / Meninggalkan ku sendiri / Dalam gelora kerinduan / Tinggal secebis harapan / Hanya tinggal harapan / Belum ku kenal hatimu / Berikanlah daku waktu / Apa salah dan dosaku / Hingga kau pergi menjauh / Kembali / Kembalilah sayang / Kembalilah segera / Harapan terakhir ini / Ku sandarkan padamu / Sambutlah tanganku ini / Agar hilang hati pilu / Bersama menuju cita / Impian kan jadi nyata.

 

kembali ke atas

 

1