Kembara
Lebih canggih dilihat menggunakan skrin 800x600 ke atas dan IE5+ ke atas













Lompat

 

Muzik Nusantara

Kandung

RuangMaya M. Nasir & Kembara
M. Nasir & Kembara

RuangMaya Ebiet G. Ade
Ebiet G. Ade

Sumbangsih - Kumpulan Lagu Malar Segar Sumbangsih

Lagu Raya Sepanjang Zaman
Lagu Raya


Klik sini untuk menurunkan RealOne
This site is RealMedia enhanced

Hantar E-Mel
Warkah-E

Forum Muzik Nusantara
Komen



Perjuangan
1982 Polygram

Perjuangan

..... Perjuangan
..... Ada Sepasang Mata
..... Bas No. 13
..... Ayahku Dan Angkasawan
..... Di Suatu Keramaian
..... Sekuntum Bunga Plastik
..... Impian Seorang Nelayan
..... Khafilah
..... Penjual Surat Khabar
..... KepadaMu Kekasih

..... kembali ke senarai album

Perjuangan [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Satu demi satu / Ku atur langkahku / Meskipun perlahan tapi tegas / Saat demi saat / Masa hampir tamat / Masih banyak yang perlu diperlaku / Gelora jiwaku dalam perjuangan / Bagai musafir yang sedang kehausan / Inilah masanya aku mempertahankan / Apa yang selama ini milikku / Rintangan yang harus ku tempuhi / Bukan hanya yang berada di luar / Apa yang lebih aku takuti / Adalah godaan yang ada di dalam / Tiada ku bena istana pasir / Yang akan musnah ditelan ombak / Perjuanganku penuh pahit getir / Tiada kejayaan tanpa pengorbanan.


Ada Sepasang Mata [dengar]
Lagu oleh A. Ali dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Ada sepasang mata di kaca jendela / Melihat setiap gerak langkahku / Hingga aku kehilangan gaya / Tidak tentu rasanya / Ada sepasang mata tajam tersembunyi / Di balik kaca mata hitam / Melihatku dengan penuh ghairah / Apakah maksudnya / Mata oh mata / Jangan disalah guna / Nanti buruk padahnya / Mata oh mata / Jangan cari dosa / Faedahnya tiada / Ada sepasang mata di sudut sana / Yang tidak pernah senang / Dengan kejayaan orang lain / Hanya menanti silap dan salah / Apakah maksudnya.


Bas No. 13 [dengar] / [tengok]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Lama sudah tak ke Geylang Serai / Ingin bertemu teman-teman lama / Masih ku ingat nama-nama jalannya / Bas nombor 13 bawa daku ke sana / Tibaku di satu perhentian / Mujurlah hari tak hujan / Ku terus menyeberangi jalan / Nyaris-nyaris disambar kenderaan / Bas nombor 13 / Mengaum di jalanraya / Bas nombor 13 / Menuju ke tujuannya / Tiba ku di depan warung Wan Cu / Jelas dia tak seperti dahulu / Lalu aku bertanyakan waktu / Oh! betapa kawan cepat masa berlalu / Ku lihat Geylang Serai berubah / Dari belakang pasar jentolak berkerja / Ku tanya di manakah Pak Dolah beca / Kata seorang penjaja / Pak Dolah sudah bersara / Bas nombor 13 / Bawaku pulang segera.


Ayahku Dan Angkasawan [dengar]
Lagu oleh Shahlan Tajudin dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Ada satu cerita dari ayahku / Kisah pengalamannya bertemu dengan / Seorang angkasawan yang baru pulang / Setelah menjelajah bulan dan bintang / Sambil menunjuk ke arah cekrawala / Dan berkata, "sungguh indah, / Tiada hipokrasi, tiada korapsi / Tiada peperangan dan tiada benci" / Menurut cerita darinya lagi / Mereka hidup berharmoni / Begitulah dunia di sana / Dan ayah pun melihat sekitarnya lalu berkata / "Sawah ladang ini adalah / Hidup dan milik kita, / Di mana-mana sama saja / Kerana kebahagian letaknya di jiwa sendiri" / Oh angkasawan / Oh ayahku.


Di Suatu Keramaian [dengar]
Lagu oleh M. Nasir dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Hari ini orang-orang kampung / Memacakkan bunga manggar / Di pintu gerbang desa / Ibu-ibu sibuk di dapur / Menyediakan masakan yang istemewa / Kerana menyambut kunjungan / Menteri kemegahan mereka / Gadis-gadis menyusun bunga dan renda / Menghiasi balai raya sambil berbisik / Dan tersenyum ria / Kanak-kanak berbagai bangsa / Dengan berpakaian sekolah seragam / Berbaris di pinggir jalan / Menantikan ketibaan para terhormat / Oh! Desa ini hari ini menjadi pesta / Warna warni sungguh indah / Kedengaran gema kompang bersemangat / Oh! Pencak silat, kuda kepang / Dan tarian budaya / Memeriahkan lagi keramaian ini / Hingga ke larut malam mereka berpesta / Hari ini orang-orang kampung / Memacakkan bunga manggar / Di pintu gerbang desa / Bersatu-padu dan berkerjasama / Beginilah semangat orang-orang desa / Memberi sokongan pada pembesar negara.


Sekuntum Bunga Plastik [dengar]
Lagu oleh A. Ali dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Sekuntum bunga plastik / Di dalam jambangan usang / Menghiasi kamarku yang gelap dan dingin / Seutas rantai perak / Membelit di lehermu / Memberikah cahaya dalam mimpi-mimpiku / Roda-roda penghidupan / Berputar-putar ligat / Tapi aku masih juga begini / Bisu dan kaku / Menanti sebuah jawapan / Yang belum pasti.


Impian Seorang Nelayan [dengar] / [tengok]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Burung Camar hinggap di jejari / Seorang nelayan sedang bermimpi / Mimpi tentang duyung / Mimpi tentang untung / Biduk hanyut dibawa ombak Laut Cina Selatan / Dalam mimpi berkata sang duyung / "Wahai nelayan kau anak laut / Di sini tempatmu / Di sini rezekimu / Pengorbanan yang kau lakukan ada balasannya" / Mega mendong / Laut pun bergoncang / Nelayan tersentak biduk sesat haluan / Sang mentari terlindung / Pantai tak kelihatan / Tawakkal jalan akhirnya / Dalam pondok kecil beratap rumbia / Seorang ibu memandang hari muka / Sambil ia menyusukan bayi yang kehausan / Ufuk timur hilang dari pandangan / Wahai anak yang sedang menangis / Mungkin kini engkau tak mengerti / Bila kau dewasa dan pandai nanti / Pengorbanan ayahmu sayang / Jangan kau lupakan.


Khafilah[dengar]
Lagu oleh Junainah Johari dan Lirik oleh M. Nasir
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Di suatu perhentian tengah Sahara / Air di telaga membunuh dahaga / Khafilah berihat untuk seketika / Dalam perjalanan dari kota ke kota / Pedagang berkemah di bawah pohon kurma / Sambil senandongkan zapin dan qasidah / Menceritakan tentang zaman gemilangnya / Masa tanah ini jadi kemegahan mereka / Kapas sutera tenunan halus berharga / Kulit dan manik, batu berlian permata / Rempah dan garam, attar dan air mawar / Perdagangan ini harus dilakukan / Dengan tiba-tiba ribut pasir dari barat / Datang bertujuan untuk melemahkan semangat / Namun berkat doa yang yakin mengandung nikmat / Mereka terlepas dari cengkaman yang dasyat / Kemanakah tujuan khafilah ini / Bagai tak henti-henti mencari-cari / Mungkin kalau aku ikut menyertai / Mungkin hidup ini akan lebih bererti.


Penjual Surat Khabar [dengar]
Lagu dan Lirik oleh M. Nasir
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

Fajar telah menyingsing / Ku harus bangkit segera / Untuk memulakan kerja / Aku menjual suratkhabar / Dari bermacam syarikat / Dan bermacam bahasa / Tidakkah kamu mendengar / Berita yang baru disebar / Tentang kemajuan dunia / Manusia sudah bosan / Dengan kekejaman / Dan melanggar hak asasi / Berita hangat / Belilah cepat / Berita hangat / Dapatkan!!! / Jangan ketinggalan dan janganlah alpa / Dapatkan suratkhabarku segera / Aku menjual berita / Apa saja berita pokoknya berita / Walau hasil tak seberapa / Tapi siapa menyangka kerjaku mulia / Berita hangat / Belilah cepat / Berita hangat / Bacalah!!! / Negara yang membangun / Kini bersatu padu / Untuk kebahagiaan ummat / Suratkhabar ku jual / Main peranan yang penting / Dalam perhubungan rakyat.


KepadaMu Kekasih [dengar] / [dengar versi 1994 / 1995]
Lagu oleh M. Nasir dan Lirik oleh Eunosasah
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.

KepadaMu Kekasih / Aku berserah / Kerana ku tahu Kau lebih mengerti / Apa yang terlukis di cermin wajahku ini / Apa yang tersirat di hati / Bersama amali / KepadaMu Kekasih / Aku bertanya / Apakah Kau akan menerimaku kembali / Atau harus menghitung lagi / Segala jasa dan bakti / Atau harus mencampakku ke sisi / Tanpa harga diri / Hanya padaMu Kekasih / Aku tinggalkan / Jawapan yang belum ku temukan / Yang bakal aku nantikan / Bila malam menjemputku lena beradu / KepadaMu Kekasih / Aku serahkan / Jiwa dan raga / Jua/juga segalanya / Apakah Kau akan menerima penyerahan ini / Apakah Kau akan menerimaku / Dalam keadaan begini.

 

kembali ke atas

 

1