|
Perjuangan
[dengar]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Satu
demi satu / Ku atur langkahku / Meskipun perlahan tapi
tegas / Saat demi saat / Masa hampir tamat / Masih banyak
yang perlu diperlaku / Gelora jiwaku dalam perjuangan
/ Bagai musafir yang sedang kehausan / Inilah masanya
aku mempertahankan / Apa yang selama ini milikku / Rintangan
yang harus ku tempuhi / Bukan hanya yang berada di luar
/ Apa yang lebih aku takuti / Adalah godaan yang ada
di dalam / Tiada ku bena istana pasir / Yang akan musnah
ditelan ombak / Perjuanganku penuh pahit getir / Tiada
kejayaan tanpa pengorbanan.
Ada
Sepasang Mata
[dengar]
Lagu
oleh A. Ali dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Ada
sepasang mata di kaca jendela / Melihat setiap gerak
langkahku / Hingga aku kehilangan gaya / Tidak tentu
rasanya / Ada sepasang mata tajam tersembunyi / Di balik
kaca mata hitam / Melihatku dengan penuh ghairah / Apakah
maksudnya / Mata oh mata / Jangan disalah guna / Nanti
buruk padahnya / Mata oh mata / Jangan cari dosa / Faedahnya
tiada / Ada sepasang mata di sudut sana / Yang tidak
pernah senang / Dengan kejayaan orang lain / Hanya menanti
silap dan salah / Apakah maksudnya.
Bas
No. 13 [dengar]
/ [tengok]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Lama sudah tak ke Geylang
Serai / Ingin bertemu teman-teman lama / Masih ku ingat
nama-nama jalannya / Bas nombor 13 bawa daku ke sana
/ Tibaku di satu perhentian / Mujurlah hari tak hujan
/ Ku terus menyeberangi jalan / Nyaris-nyaris disambar
kenderaan / Bas nombor 13 / Mengaum di jalanraya / Bas
nombor 13 / Menuju ke tujuannya / Tiba ku di depan warung
Wan Cu / Jelas dia tak seperti dahulu / Lalu aku bertanyakan
waktu / Oh! betapa kawan cepat masa berlalu / Ku lihat
Geylang Serai berubah / Dari belakang pasar jentolak
berkerja / Ku tanya di manakah Pak Dolah beca / Kata
seorang penjaja / Pak Dolah sudah bersara / Bas nombor
13 / Bawaku pulang segera.
Ayahku
Dan Angkasawan [dengar]
Lagu
oleh Shahlan Tajudin dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Ada satu cerita dari
ayahku / Kisah pengalamannya bertemu dengan / Seorang
angkasawan yang baru pulang / Setelah menjelajah bulan
dan bintang / Sambil menunjuk ke arah cekrawala / Dan
berkata, "sungguh indah, / Tiada hipokrasi, tiada
korapsi / Tiada peperangan dan tiada benci" / Menurut
cerita darinya lagi / Mereka hidup berharmoni / Begitulah
dunia di sana / Dan ayah pun melihat sekitarnya lalu
berkata / "Sawah ladang ini adalah / Hidup dan
milik kita, / Di mana-mana sama saja / Kerana kebahagian
letaknya di jiwa sendiri" / Oh angkasawan / Oh
ayahku.
Di
Suatu Keramaian [dengar]
Lagu
oleh M. Nasir dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Hari ini orang-orang
kampung / Memacakkan bunga manggar / Di pintu gerbang
desa / Ibu-ibu sibuk di dapur / Menyediakan masakan
yang istemewa / Kerana menyambut kunjungan / Menteri
kemegahan mereka / Gadis-gadis menyusun bunga dan renda
/ Menghiasi balai raya sambil berbisik / Dan tersenyum
ria / Kanak-kanak berbagai bangsa / Dengan berpakaian
sekolah seragam / Berbaris di pinggir jalan / Menantikan
ketibaan para terhormat / Oh! Desa ini hari ini menjadi
pesta / Warna warni sungguh indah / Kedengaran gema
kompang bersemangat / Oh! Pencak silat, kuda kepang
/ Dan tarian budaya / Memeriahkan lagi keramaian ini
/ Hingga ke larut malam mereka berpesta / Hari ini orang-orang
kampung / Memacakkan bunga manggar / Di pintu gerbang
desa / Bersatu-padu dan berkerjasama / Beginilah semangat
orang-orang desa / Memberi sokongan pada pembesar negara.
Sekuntum
Bunga Plastik [dengar]
Lagu
oleh A. Ali dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Sekuntum bunga plastik
/ Di dalam jambangan usang / Menghiasi kamarku yang
gelap dan dingin / Seutas rantai perak / Membelit di
lehermu / Memberikah cahaya dalam mimpi-mimpiku / Roda-roda
penghidupan / Berputar-putar ligat / Tapi aku masih
juga begini / Bisu dan kaku / Menanti sebuah jawapan
/ Yang belum pasti.
Impian
Seorang Nelayan [dengar]
/ [tengok]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Burung Camar hinggap
di jejari / Seorang nelayan sedang bermimpi / Mimpi
tentang duyung / Mimpi tentang untung / Biduk hanyut
dibawa ombak Laut Cina Selatan / Dalam mimpi berkata
sang duyung / "Wahai nelayan kau anak laut / Di
sini tempatmu / Di sini rezekimu / Pengorbanan yang
kau lakukan ada balasannya" / Mega mendong / Laut
pun bergoncang / Nelayan tersentak biduk sesat haluan
/ Sang mentari terlindung / Pantai tak kelihatan / Tawakkal
jalan akhirnya / Dalam pondok kecil beratap rumbia /
Seorang ibu memandang hari muka / Sambil ia menyusukan
bayi yang kehausan / Ufuk timur hilang dari pandangan
/ Wahai anak yang sedang menangis / Mungkin kini engkau
tak mengerti / Bila kau dewasa dan pandai nanti / Pengorbanan
ayahmu sayang / Jangan kau lupakan.
Khafilah[dengar]
Lagu
oleh Junainah Johari dan Lirik oleh M. Nasir
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Di suatu perhentian tengah
Sahara / Air di telaga membunuh dahaga / Khafilah berihat
untuk seketika / Dalam perjalanan dari kota ke kota
/ Pedagang berkemah di bawah pohon kurma / Sambil senandongkan
zapin dan qasidah / Menceritakan tentang zaman gemilangnya
/ Masa tanah ini jadi kemegahan mereka / Kapas sutera
tenunan halus berharga / Kulit dan manik, batu berlian
permata / Rempah dan garam, attar dan air mawar / Perdagangan
ini harus dilakukan / Dengan tiba-tiba ribut pasir dari
barat / Datang bertujuan untuk melemahkan semangat /
Namun berkat doa yang yakin mengandung nikmat / Mereka
terlepas dari cengkaman yang dasyat / Kemanakah tujuan
khafilah ini / Bagai tak henti-henti mencari-cari /
Mungkin kalau aku ikut menyertai / Mungkin hidup ini
akan lebih bererti.
Penjual
Surat Khabar [dengar]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Fajar telah menyingsing
/ Ku harus bangkit segera / Untuk memulakan kerja /
Aku menjual suratkhabar / Dari bermacam syarikat / Dan
bermacam bahasa / Tidakkah kamu mendengar / Berita yang
baru disebar / Tentang kemajuan dunia / Manusia sudah
bosan / Dengan kekejaman / Dan melanggar hak asasi /
Berita hangat / Belilah cepat / Berita hangat / Dapatkan!!!
/ Jangan ketinggalan dan janganlah alpa / Dapatkan suratkhabarku
segera / Aku menjual berita / Apa saja berita pokoknya
berita / Walau hasil tak seberapa / Tapi siapa menyangka
kerjaku mulia / Berita hangat / Belilah cepat / Berita
hangat / Bacalah!!! / Negara yang membangun / Kini bersatu
padu / Untuk kebahagiaan ummat / Suratkhabar ku jual
/ Main peranan yang penting / Dalam perhubungan rakyat.
KepadaMu
Kekasih [dengar]
/ [dengar
versi 1994 /
1995]
Lagu
oleh M. Nasir dan Lirik oleh Eunosasah
© 1982 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
KepadaMu Kekasih / Aku
berserah / Kerana ku tahu Kau lebih mengerti / Apa yang
terlukis di cermin wajahku ini / Apa yang tersirat di
hati / Bersama amali / KepadaMu Kekasih / Aku bertanya
/ Apakah Kau akan menerimaku kembali / Atau harus menghitung
lagi / Segala jasa dan bakti / Atau harus mencampakku
ke sisi / Tanpa harga diri / Hanya padaMu Kekasih /
Aku tinggalkan / Jawapan yang belum ku temukan / Yang
bakal aku nantikan / Bila malam menjemputku lena beradu
/ KepadaMu Kekasih / Aku serahkan / Jiwa dan raga /
Jua/juga segalanya / Apakah Kau akan menerima penyerahan
ini / Apakah Kau akan menerimaku / Dalam keadaan begini.
|