|
Express
Rakyat
[dengar]
Lagu
oleh M. Nasir dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1981 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Express
Rakyat / Cepat-cepat jangan Terlambat / Express Rakyat
/ Jam delapan akan berangkat / Jentera yang membawa
berbagai rupa / Tidak kira tua ataupun yang muda / Bergerak
laju mengikut waktu / Meniti landasan berliku tanpa
jemu / Express Rakyat / Membawa daku keliling ke tanah
airku / Berbagai-bagai yang boleh kita lihat / Desa
yang permai dengan sawah ladang / Gunung-ganang kuning
hijau dedaunan / Ada dara manis sedang menjemur kain
/ Anak kecil di atas kerbau melambai-lambai / Membawa
daku keliling ke tanah airku / Laju-laju kehidupan di
ibukota / Kalau selalu lambat takkan ke mana-mana /
Kiri kanan jalan, jentera berdesakan / Membawa daku
ke alam impian / Di dalam keretapi malam yang dingin.
Senandung
Buruh Kasar
[dengar]
Lagu
oleh M. Nasir dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1981 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Lihatlah
bangunan yang tinggi mengawan / Menghiasi kotaraya /
Menjadi kemegahan dari zaman ke zaman / Kejayaan negara
/ Pandanglah aku yang bermandi keringat / Di bawah terik
mentari / Bekerja dengan menghempas tulang / Mencari
nafkah sehari / Aku hanyalah seorang buruh kasar / Di
tengah kota besar turut merasa bangga / Kerana telah
berjasa / Kerana tanpa kami tak mungkin terlaksana /
Sebuah kota yang menjadi impian sezaman / Cukup hidup
sederhana / Sedang bekerja, haaa.. / Bisa bernyanyi,
ketawa dan bersenda.
Lagu
Untuk Seorang Ibu
[dengar]
Lagu
oleh M. Nasir dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1981 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Ibuku mengapa engkau
menangis / Apakah yang kurang / Walaupun ayah telah
tiada / Itu tak bermakna akhirnya hidup kita / Ibuku
tenangkanlah hatimu / Kerana suria akan pasti menjelma
/ Usia mudaku tak menghalang diriku / Untuk membela
dirimu / Ayahku walaupun engkau gugur / Kerana Pertiwi
/ Namun jasamu ku kenang selalu / Ku mahkotakan ke puncak
cemara / Nanti bila aku sudah dewasa / Ingin ku menjadi
pemimpin negara / Akan ku bela nasib kita / Itulah sumpah
anakmu / Dari itu hentikan tangisan / Pandanglah masa
depan / Betapa aku cinta padamu / Pelukanmu menguatkan
semangatku / Duhai ibuku dengarkanlah lagu / Untukmu.
Agar
Kau Mengerti
[dengar]
Lagu
oleh Eddynor Ali dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Pandanglah diriku yang
sepi / Pandanglah pada hati ini / Lalu katakan kepadaku
/ Apa yang kau lihat oh! kasih / Dari wajah-wajah nan
malam / Apa dapatkah kau menduga / Bahawa tenangkah
hati ini / Atau resah bagai gelombang / Agar kau mengerti
daku / Yang hauskan keindahan / Jauh ku berjalan / Ku
mencari kepastian / Selagi belum ku temui / Permata
idaman jauhari / Aku takkan berdiam diri / Jangan tanya
mengapa ku pergi / Seluruh hidup aku ini / Aku cuba
mempelajari / Untuk mengerti peribadi / Dalam tiap insan-insani.
Oh
Bulan!
[dengar]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Di manakah bunga impianku
/ Haruskah ku tunggu / Hingga dikau layu / Alunan suaramu
memanggil / Ingin ku mencapai / Tercarik duri / Oh!
bulan berikan cahaya / Agar terang malam / Tatkala ku
rindu / Oh! bulan lihatlah hamba / Yang hidup sendiri
/ Di dalam sepi / Oh! bulan berikan cahaya / Terangilah
jalan / Yang aku lalui / Oh! bulan lihatlah hamba /
Inginku sentuhi / Wajahmu kasih.
Hati
Emas [dengar]
/ [dengar
versi 1995]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Berjalan di tanah gersang
/ Mentari mencekam dada / Debu-debu di jalanan / Menjadi
teman setia / Tiada lain tujuanku / Hati emas yang ku
cari / Kisahnya di hujung dunia / Mengapa tak ku temui
/ Oh! terdengar suara halus / Bagai dengar dan menghilang
/ Katanya pulanglah oh! anakku / Ia tiada di sini /
Kembara / Puas sudah ku mengembara / Ke mana perginya
oh! cahaya / Mencari hati emas bukannya mudah / Di masa
kini adakah kau peduli / Mungkinkah dikau miliki / Hati
emas murni suci / Inginku menjadi sahabatmu / Hingga
akhir hayat nanti / Kembara / Puas sudah ku mengembara
/ Ke mana perginya oh! cahaya / Mencari hati emas bukannya
mudah / Mungkin selamanya takkan aku temui.
Malam
[dengar]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Malam / Bila rinduku
bertambah dalam / Kau datang lagi dengan kenangan /
Oh! betapa dinginnya malam ini / Kasih / Bila malamku
bertambah kelam / Seribu kisah melintas mata / Dan malam
ini sungguh mencengkam / Bila malam / Tiap kali ku pandang
semalam / Resahku sering menjadi dendam / Hatimu ku
rasakan dingin / Dan malam / Adalah masa yang membawa
kesan / Pada diriku yang kesepian / Kini ku tenggelam
/ Di bawah alunan ombak malam / Oh! malam / Bila malam
/ Tiap kali ku pandang semalam / Resahku sering menjadi
dendam / Hatimu ku rasakan dingin / Dan malam / Jika
dikau dapat bicara / Katakanlah pada hamba / Mengapa
dia pergi membawa hati ini / Oh! mengapa / Oh! Malam.
Ragam
Mat Dan Minah
[dengar]
Lagu
oleh A. Ali dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1981 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Di suatu perhentian bas
/ Ada tulisan di temboknya / "Mat dan Minah bertemu
di sini" / Dan di sebelahnya tertulis lagi / Aku
pergi ke kebun bunga / Dan di sini ku lihat lagi / Tulisan
yang sama / Terukir di pohon saga / "Mat dan Minah
berjanji sehidup semati" / Fikiranku melayang /
Terbayang wajah mereka berdua / Bersanding di jinjang
pelamin / Sambil tersenyum berpaling muka / Ataupun
mungkin mereka sudah beranak dua / Kini setahun berlalu
/ Aku di perhentian bas yang sama / Membaca tulisan
di temboknya / Ada tulisan yang terang dan tegas / "Rahmat
kau kejam!, Rahmat buaya darat!" / kemudian ku
pergi ke kebun bunga / Ku lihat lagi tulisan di pohon
saga / Ada ukiran baru tertulis / "Rahmat dan Hasnah
bertemu di sini" / Lalu ku tulis di sebelahnya
/ "Sekarang ku mengerti aku sering ke sini".
Hidup
Cara Sendiri
[dengar]
Lagu
oleh A. Ali dan Lirik oleh S. Amin Shahab
© 1981 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Berikan aku waktu / Ingin
ku mengelamun sebentar / Berikan aku fajar dan matahari
pagi / Supaya dapat ku lukis / Suara burung-burung berkicauan
/ Ku ingin tidur sebentar / Agar dapatku kumpulkan /
Semua mimpi-mimpi / Dan ingin ku lahirkan di atas pentas
/ Izinkanlah aku / Hidup cara sendiri / Biar malam berganti
siang / Aku ingin belajar lebih jauh lagi / Aku ingin
ketawa sendiri / Bila ilham datang dan mengusik di jiwa
/ Bolehkah aku hidup bersamamu / Agar dapat mempelajari
/ Rindu bila kau tiada di sisiku / Hanya itu yang ku
mahu / Harap kau mengerti dan senang padaku.
Gadis
Dan Kota
[dengar]
Lagu
dan Lirik oleh M. Nasir
© 1981 Warner Chappell Music (M) Sdn. Bhd.
Kota ini punya harapan
/ Kota ini punya impian / Ia tak pernah jemu / Ia tak
pernah mengalah / Terus berjuang / Di dalam panas dan
hujan / Gadis ini punya harapan / Gadis ini punya impian
/ Di tengah kota resah / Cita-cita tertanam / Di atas
pentas / Ingin di gelar "bintang" / Bersenandungkan
puisi hidup / Gema terdengar sayup / Berdiri atas pencakar
langit / Wajah-wajah memandang / Dengan penuh ghairah
/ Bagai cenderawasih burung di awan / Mata bersinar
warna berkilauan / Tiada sedar angin perubahannya /
Tepuk sorak menjadi sepi / Kota bisa merubah gadis /
Dapatkah gadis merubah kota / Yang hanya diam bila ditanya
/ Gadis menangis tanpa airmata.
|