Ebiet G. Ade
Lebih canggih dilihat menggunakan skrin 800x600 ke atas dan IE5+ ke atas













Lompat

 

Muzik Nusantara

Kandung

RuangMaya M. Nasir & Kembara
M. Nasir & Kembara

RuangMaya Ebiet G. Ade
Ebiet G. Ade

Sumbangsih - Kumpulan Lagu Malar Segar Sumbangsih

Lagu Raya Sepanjang Zaman
Lagu Raya


Klik sini untuk menurunkan RealOne
This site is RealMedia enhanced

Hantar E-Mel
Warkah-E

Forum Muzik Nusantara
Komen



Gamelan
1998 P. T. Ris Music Wijaya International.

Gamelan

..... Lagu Untuk Sebuah Nama
..... Kalian Dengarkah Keluhanku?
..... Camellia II
..... Dosa Siapa, Ini Dosa Siapa?
..... Untuk Kita Renungkan
Instrumentalia:
..... Lagu Untuk Sebuah Nama
..... Kalian Dengarkah Keluhanku?
..... Camellia II
..... Dosa Siapa, Ini Dosa Siapa?
..... Untuk Kita Renungkan

..... kembali ke senarai album

Lagu Untuk Sebuah Nama [dengar] / [dengar versi 1979]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1998 P. T. Ris Music Wijaya International.

Mengapa jiwaku mesti bergetar / Sedangkan musik pun manis ku dengar / Mungkin kerna ku lihat lagi / Lentik bulu matamu / Bibirmu dan rambutmu yang kau biarkan / Jatuh berderai di keningmu / Makin mengajakku terpana / kau goreskan gitar cinta / Mengapa aku mesti duduk di sini / Sedang engkau tepat di depanku / Mestinya aku berdiri / Berjalan ke depanmu / Ku sapa dan ku nikmati wajahmu / Atau ku isyaratkan cinta / Tapi semua tak ku lakukan / Kata orang, cinta mesti berkorban / Mengapa dadaku mesti berguncang / Bila ku sebutkan namamu / Sedang kau diciptakan bukanlah untukku / Itu pasti, tapi aku tak mau perduli / Sebab cinta bukan mesti bersatu / Biar ku cumbui bayanganmu / Dan ku sandarkan harapanku.


Kalian Dengarkah Keluhanku? [dengar] / [dengar versi 1980]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1998 P. T. Ris Music Wijaya International.

Dari pintu ke pintu / Ku coba tawarkan nama / Demi terhenti tangis anakku / Dan keluh ibunya / Tetapi nampaknya semua mata / Memandang ku curiga / Seperti hendak telanjangi / Dan kuliti jiwaku / Apakah buku diri ini / Harus selalu hitam pekat / Apakah dalam sejarah orang / Mesti jadi pahlawan / Sedang Tuhan di atas sana / Tak pernah menghukum / Dengan sinar matanya yang lebih tajam / Dari matahari / Ke manakah sirnanya / Nurani embun pagi / Yang biasanya ramah / Kini membakar hati / Apakah bila terlanjur salah / Akan tetap dianggap salah / Tak ada waktu lagi benahi diri / Tak ada tempat lagi untuk kembali / Kembali dari keterasingan / Ke bumi beradab / Ternyata lebih menyakitkan / Dari derita panjang / Tuhan bimbinglah batin ini / Agar tak gelap mata / Dan sampaikan rasa inginku / Kembali bersatu.


Camellia II [dengar] / [dengar versi 1979 / 1995] / [tengok]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1998 P. T. Ris Music Wijaya International.

Gugusan hari-hari indah / Bersamamu Camellia / Bangkitkan kembali rinduku mengajakku ke sana / Ingin ku berlari mengejar seribu bayangmu Camellia / Tak perduli kan ku terjang / Biarpun harus kutembus padang ilalang / Tiba-tiba langkahku terhenti / Sejuta tangan telah menahanku / Ingin ku maki mereka berkata / "Tak perlu kau berlari / Mengejar mimpi yang tak pasti / Hari ini juga mimpi / Maka biarkan ia datang di hatimu / Di hatimu".


Dosa Siapa, Ini Dosa Siapa? [dengar] / [dengar versi 1980]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1998 P. T. Ris Music Wijaya International.

Ku dengar suara jerit tangismu / Sesepi gunung / Ku lihat bening bola matamu / Sesejuk gunung / Oh! engkau anakku / Yang menanggungkan noda / Sedang engkau terlahir / Mestinya sebening kaca / Apa yang dapat ku banggakan / Kata maafku pun belum kau mengerti / Dosa siapa, ini dosa siapa / Salah siapa, ini salah siapa / Mestinya aku tak bertanya lagi / Ku dengar ceria suara tawamu / Menikam jantung / Ku lihat rona segar di pipimu / Segelap mendung / Oh! engkau anakku / Yang segera tumbuh dewasa / Dengan selaksa beban / Mestinya sesuci bulan / Apa yang dapat kudambakan / Kata sesalku pun belum kau mengerti / Dosa siapa, ini dosa siapa / Salah siapa, ini salah siapa / Jawabnya ada di relung hati ini.


Untuk Kita Renungkan [dengar] / [dengar versi 1982]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1998 P. T. Ris Music Wijaya International.

Kita mesti terlanjang / Dan benar-benar bersih / Suci lahir dan di dalam bathin / Tengoklah ke dalam sebelum bicara / Singkirkan debu yang masih melekat / Singkirkan debu yang masih melekat / Anugerah dan bencana / Adalah kehendakNya / Kita mesti tabah menjalani / Hanya cambuk kecil agar kita sadar / Adalah dia di atas segalanya / Adalah dia di atas segalanya / Anak menjerit-jerit asap panas membakar / Lahar dan badai menyapu bersih / Ini bukan hukuman hanya satu isyarat / Bahwa kita mesti banyak berbenah / Memang bila kita kaji lebih jauh / Dalam kekalutan / Masih banyak tangan / Yang tega berbuat nista / Tuhan pasti telah memperhitungkan / Amal dan dosa yang kita perbuat / Ke manakah lagi kita kan sembunyi / Hanya kepadaNya kita kembali / Tak ada yang bakal bisa menjawab / Mari hanya runduk sujud padaNya / Kita mesti berjuang / Memerangi diri / Bercermin dan banyaklah bercermin / Tuhan ada di sini / Di dalam jiwa ini / Berusahalah agar Dia tersenyum / Berusahalah agar Dia tersenyum.

 

kembali ke atas

 

1