Ebiet G. Ade
Lebih canggih dilihat menggunakan skrin 800x600 ke atas dan IE5+ ke atas













Lompat

 

Muzik Nusantara

Kandung

RuangMaya M. Nasir & Kembara
M. Nasir & Kembara

RuangMaya Ebiet G. Ade
Ebiet G. Ade

Sumbangsih - Kumpulan Lagu Malar Segar Sumbangsih

Lagu Raya Sepanjang Zaman
Lagu Raya


Klik sini untuk menurunkan RealOne
This site is RealMedia enhanced

Hantar E-Mel
Warkah-E

Beri Komen
Komen



Sketsa Rembulan Emas
1988 Atlantic Records Ind.

Sketsa Rembulan Emas

..... Masih Ada Waktu
..... Sketsa Rembulan Emas
..... Kalian Boleh Coba
..... Yang Terluka
..... Haruskah Aku Menyerah?
..... Yogyakarta
..... Aku Pasrah Kepada Kebenaran
..... Nyayian Burung Dan Pepohonan
..... Huru-Hara
..... Ada Sisa-Sisa Suara

..... kembali ke senarai album

Masih Ada Waktu [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1988 EGA Records / Atlantic Records Ind.

Bila masih mungkin / Kita menorehkan bakti / Atas nama jiwa / Dan hati tulus ikhlas / Mumpung masih ada / Kesempatan buat kita / Mengumpulkan bekal / Perjalanan abadi / Kita pasti ingat / Tragedi yang memilukan / Kenapa harus mereka / Yang terpilih menghadap / Tentu ada hikmah / Yang harus kita petik / Atas nama jiwa / Mari heningkan cipta / Kita mesti bersyukur / Bahwa kita masih diberi waktu / Entah sampai kapan / Tak ada yang bakal dapat menghitung / Hanya atas kasihNya / Hanya atas kehendakNya / Kita masih bertemu matahari / Kepada rumpun di lalang / Kepada bintang gemintang / Kita dapat mencoba / Meminjam catatannya / Sampai kapankah gerangan / Waktu yang masih tersisa / Semuanya menggeleng / Semuanya terdiam / Semuanya menjawab tak mengerti / Yang terbaik hanyalah / Segeralah bersujud / Mumpung kita masih diberi waktu.


Sketsa Rembulan Emas [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1988 EGA Records / Atlantic Records Ind.

Ketika rembulan emas / Tenggelam di cakrawala / Angin mati dan laut pun terdiam / Hening di sekeliling bumi / Sunyi sepi mencekam / Menunggu keputusan sakral / Arif dan bijaksana / Yang tak habis aku mengerti / Jeritan kami tak bersuara / Ditelan gemuruh gundah gulana / Mungkin lewat nyanyian / Akan dapat menyusup / Menguak jendela hatimu / Dan kau dengar rintihan kami / Kau dengar jeritan kami / Tuhan / Semua terserah titahMu / Merah hitam tanah kami / Pucat pasi wajah bumi / Tolong / Arahkan mata pedang / Mereka-mereka yang memimpin / Percaturan dunia / Pergolakan dunia / Oh! Tuhan tolonglah / Kerna hanya Engkau / Yang dapat mendengar / Jerit hati kami.


Kalian Boleh Coba [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1988 EGA Records / Atlantic Records Ind.

Jemari tanganmu / Menari di atas / Bilah-bilah piano / Menyanyi bersama / Lagu yang ku cipta / Khusus buat kita berdua / Kalian boleh dengar / Kalian boleh simak / Kami jalin suara / Kalian boleh lihat / Cara kami merejut / Benang-benang asmara / Malam makin larut / Lelawa beterbangan / Di atas kepala kita / Doa kita telah usai / Nyanyian kita pun tuntas / Tumpah ruah di udara / Kalian pasti lihat / Kalian pasti baca / Wajah kami berdua / Kalian boleh tebak / Cara kami memilih / Putik-putik asmara / Sesungguhnya sangat mudah / Sesungguhnya sangat sederhana / Kami saling memberi / Kami saling mengerti / Pastilah / Langit terasa bersih / Nafas / Harum aroma bunga mawar / Menemani kita / Bernyanyi bersama.


Yang Terluka [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1988 EGA Records / Atlantic Records Ind.

Tersentak dari lamunan / Ketika kau datang / Seingatku cukup lama / Engkau sembunyi / Garis wajahmu berubah / Tak seperti dulu / Murung dan tak bergairah / Kehilangan sinar / Kehilangan binar / Buku jarimu terkepal / Entah genggam apa / Katup mulutmu terkunci / Entah simpan apa / Bola mata dingin pudar / Diam tak terbaca / Desah nafasmu tersumbat / Kehilangan getar / Kehilangan debar / Coba katakanlah kepadaku / Aku masih sahabatmu / Derita apakah gerangan / Yang engkau alami / Yang engkau hadapi / Bukan kerna cinta tentunya / Mungkin kerna putus asa / Kehilangan percaya diri / Kehilangan tempat berpegang / Coba katakanlah kepadaku / Aku masih sahabatmu / Derita apakah gerangan / Yang engkau hadapi / Bukan kerna cinta tentunya / Mungkin kerna putus asa / Kehilangan percaya diri / Kenapa tak engkau coba raih / Dari lubuk jiwa paling dalam / Iman.


Haruskah Aku Menyerah? [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1988 EGA Records / Atlantic Records Ind.

Haruskah aku menyerah / Melawan kebisingan / Suara hatiku / Jeritan jiwaku / Menggumpal dalam tanda tanya / Haruskah aku mencari / Suara-suara burung / Di tengah lautan / Di atas matahari / Untuk ku gubah jadi nyanyian / Semua bukit / Telah aku coba daki / Semua laut ku seberangi / Agar semakin besar / Rasa keyakinanku / Bahwa masih ada / Nafas di dalam jantungku / Untukku lanjutkan / Keheningan.


Yogyakarta [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1988 EGA Records / Atlantic Records Ind.

Seperti debu / Tajam menerpa mata / Aku tersentak / Dari lamunan / Ketika ku buka tirai jendela / Seperti angin / Lembut menyusup jiwa / Aku terpejam / Ku hirup nafas dalam / Di gerbang / Kotaku Yogyakarta / Hari ini aku pulang / Hari ini aku datang / Bawa rindu / Bawa haru / Bawa harap-harap cemas / Masihkah debu jalanan / Menyapa akrab langkahku / Masihkah suara cemara / Mengiringi nyanyianku / Seperti bintang / Diam menunggu fajar / Aku berfikir / Untuk membangunkanmu / Bergumul dengan gelora nafasmu / Di sini aku ditempa / Di sini aku dibesarkan / Semangatku / Keyakinanku / Keberadaanku pun terbentuk / Masih aku pelihara / Kerinduanku yang dalam / Setiap sudutmu menyimpan / Derapku Yogyakarta / Setiap sudutmu menyimpan / Langkahku Yogyakarta.


Aku Pasrah Kepada Kebenaran [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1988 EGA Records / Atlantic Records Ind.

Dengan tulus / Aku memohon ampun padamu / Engkau memasang wajah garang / Dan tetap menekanku / Percuma saja aku yang telah menyerah / Bersikeras pun aku tak berdaya / Hidup dan mati / Bukan ada di tanganmu / Tapi Tuhan yang mengatur / Masa laluku / Memang sangat pekat dan hitam / Namun rasanya aku belum terlambat bertobat / Gambar burung hantu yang lekat di tangan / Potret kegagalanku sangat pahit / Aku pasrah kepada kebenaran / Mungkin nasib suratan tangan / Ada yang ingin aku titipkan / Sebelum aku pergi jauh / Istri dan anakku tak bersalah / Jangan dilibatkan / Biar aku tanggung sendiri / Dosa yang telah ku perbuat / Hanya Tuhan yang tahu / Ketulusan hati ini / Semoga aku dimaafkan.


Nyanyian Burung Dan Pepohonan [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1988 EGA Records / Atlantic Records Ind.

Pernahkah engkau dengar / Nyanyian burung Murai / Ketika gerimis turun / Langit tertutup kabut / Bersiul memilukan / Berderai menikam mendung / Suara laut pun sirna / Terbang entah ke mana / Dan di saat yang lain / Kala mentari bangkit / Menyiram jagat raya / Kicaunya pun ceria / Bersama semilir angin / Mengalirlan semangat / Kecipak air kali / Menyegarkan jiwa / Oh! betapa jauhnya / Jalan terjal ku tempuh / Menembus kegelapan / Menyibak alang-alang / Oh! Murai bernyanyilah / Mengiringi langkahku / Wajah bumi semakin / Renta dan penuh luka / Pernahkah engkau dengar / Nyanyian pepohonan / Di tengah belantara / Sepi menembus kelam / Kelak tinggal catatan / Di sini pernah berdiri / Tegar menyengga langit / Kini tinggal puing.


Huru-Hara [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1988 EGA Records / Atlantic Records Ind.

Sepasang mata elang / Mengintai dari langit / Membakar-bakar dan buka keriuhan / Entah apa yang dimaui / Huru-hara pun semakin tak terkendali / Merentak di sana-sini / Semestinya kita / Picingkan mata dan telinga / Dan bahu membahu mengusirnya / Sepasang tangan kasar / Menjulur dari bumi / Menghembus-hembuskan suara memuakkan / Memfitnah di kanan-kiri / Huru-hara pun semakin tak terkendali / Merentak di sana-sini / Semestinya kita / Picingkan mata dan telinga / Dan bahu membahu mengusirnya / Dengarlah suara gaib / Dalam dan berwibawa / Menyirami sejujur kekacauan / Meniupkan kesegaran / Huru-hara pun seketika terhenti / Kedamaian mulai semi / Seharusnya kita / Dengar apa yang dikatakan / Barangkali dialah yang benar.


Ada Sisa-Sisa Suara [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1988 EGA Records / Atlantic Records Ind.

Ada sisa-sisa suara / Yang bergema dalam dada / Aku tak mendengar apapun / Gemuruh di luar pintu / Ia terus mengejarku / Ia terus menghatuiku / Mengendalikan seluruh gerak / Dan naluriku / Ada akal yang masih bening / Ada budi yang masih jernih / Bertarung serentak bergumul / Bola-bola api / Ia terus membelenggu / Ia ingin melukaiku / Membalut semua indra / Akal fikirku / Ada yang tak dapat aku lepas / Meskipun berulang aku coba / Waktu berputar semakin cepat / Aku telah jauh tertinggal / Ada yang tak pantas aku sandang / Setumpuk penghargaan / Lebih baik ku telan / Kata-kataku / Angan-anganku.

 

kembali ke atas

 

1