Ebiet G. Ade
Lebih canggih dilihat menggunakan skrin 800x600 ke atas dan IE5+ ke atas













Lompat

 

Muzik Nusantara

Kandung

RuangMaya M. Nasir & Kembara
M. Nasir & Kembara

RuangMaya Ebiet G. Ade
Ebiet G. Ade

Sumbangsih - Kumpulan Lagu Malar Segar Sumbangsih

Lagu Raya Sepanjang Zaman
Lagu Raya


Klik sini untuk menurunkan RealOne
This site is RealMedia enhanced

Hantar E-Mel
Warkah-E

Forum Muzik Nusantara
Komen



Menjaring Matahari
1987 P.T. Ria Cipta Abadi

Menjaring Matahari

..... Menjaring Matahari
..... Nyanyian Suara Hati
..... Cintaku Kandas Di Rerumputan
..... Asmara Satu Ketika
..... Tak Pernah Pupus Rinduku
..... Di Manakah Matahariku
..... Perjalanan Menjaring Matahari
..... Ketegaran Hati Seorang Pengemis Dan Anaknya
..... Di Tikungan Jalan Cintaku Tertambat
..... Bunga-Bunga Cinta

..... kembali ke senarai album

Menjaring Matahari [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1987 EGA Records / P.T. Ria Cipta Abadi Records

Kabut / Sengajakah engkau mewakili pikiranku / Pekat / Hitam berarak menyelimuti matahari / Aku dan semua yang ada di sekelilingku / Merangkak menggapai dalam gelap / Mendung / Benarkah petanda akan segera turun hujan / Deras / Agar semua basah yang ada di muka bumi / Siramilah juga jiwa kami semua / Yang tengah di rundung kegalauan / Roda zaman menggilas kita / Terseret tertatih-tatih / Sumbu hidup terus diburu / Berpacu dengan waktu / Tak ada yang dapat menolong / Selain yang di sana / Tak ada yang dapat membantu / Selain yang di sana / Dialah Tuhan.


Nyanyian Suara Hati [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1987 EGA Records / P.T. Ria Cipta Abadi Records

Seringkali / Aku merasa jengah dan sungkan / Bicara tentang saudara kita / Yang terhimpit derita kemiskinan / Sebab / Sesungguhnya mereka mungkin / Lebih terhormat di mata alam / Sebab / Sesungguhnya mereka mungkin / Lebih berharga di mata Tuhan / Kadangkala / Aku bahkan merasa cemburu / Melihat senyum polos dan lepas / Meski sambil menahan kelaparan / Maka / Sesungguhnya mereka lebih kaya / Meskipun tanpa harta / Maka / Sesungguhnya mereka lebih bahagia / Dapat mensyukuri yang dimiliki / Sesungguhnyalah aku ingin belajar / Sikap mereka menjalani hidup / Angin tolonglah bawakan aku / Sepotong kertas dan pena tajam / Akan ku tulis tebal-tebal / Pelajaranmu lewat diam / Akan ku simpan dalam-dalam / Pelajaranmu lewat diam.


Cintaku Kandas Di Rerumputan [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1987 EGA Records / P.T. Ria Cipta Abadi Records

Aku mulai resah / Menunggu engkau datang / Berpita jingga sepatu hitam / Kau bawa cinta yang ku pesan / Aku mulai ragu / Dengan keberanianku / Berapa cinta kau tawarkan / Berapa banyak yang kau minta / Aku merasa terjebak / Dalam lingkaran membiusku / Namun dorongan jiwa / Tak sanggup ku tahan / Iblis manakah yang merasuk / Aku memilih cara ini / Mungkin kerna ku merasa / Tak punya apa-apa / Dan ketika engkau datang / Aku pejamkan mataku / Samar ku dengar suaramu / Lembut memanggil namaku / Seketika sukmaku melambung / Ku putuskan untuk berlari / Menghindarimu sejauh mungkin / Cintaku kandas di rerumputan / Aku mulai sedar / Cinta tak mungkin ku kejar / Akan ku tunggu / Harus ku tunggu / Sampai saatnya giliranku.


Asmara Satu Ketika [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1987 EGA Records / P.T. Ria Cipta Abadi Records

Ketika ku buka jendela / Kegetiran datang menyergap / Apakah kerna hembusan angin / Bawa aroma rumput basah / Gemuruh air hujan / Menumpas nyanyianku / Tentang asmara yang sirna / Terkubur dalam dada / Aku kembali terduduk di atas / Kebekuan bara hati / Ketika ku berjalan sendiri / Menyusuri sungai berliku / Apakah langkah ku bawa ke hulu / Ataukah ke muara / Gemuruh suara hati / Menikam kebisuan / Ketika cintaku kandas / Terkubur dalam jiwa / Aku kembali terduduk di atas / Kebekuan bara hati / Oh! malam dengarkanlah / Syair dari nyanyianku / Barangkali akan dapat menolongku / Coba bawakan dia / Meski hanya lewat mimpi / Oh! kelam bicaralah / Oh! demi semi cintaku.


Tak Pernah Pupus Rinduku [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1987 EGA Records / P.T. Ria Cipta Abadi Records

Tak pernah padam / Rinduku pada laut / Di sana dapat aku menyelam / Ku buang kegetiran / Berenang bersama cumi-cumi / Bicara dengan ombak / Tak pernah sirna / Cintaku pada gunung / Di sana dapat ku rebahkan jiwa / Menghirup kesedaran / Bernyanyi bersama daun-daun / Bicara dengan embun / Di sini cuaca telah berubah / Kering dan menyesakkan dada / Burung-burung pun enggan terbang / Dan malas berkicau / Semakin berat beban fikiran / Semakin sulit untuk bernafas / Kegelisahan merayap ke puncak / Se waktu-waktu dapat meledak / Tak pernah pupus / Rinduku pada kampung / Di sana dapat aku merenung / Berkaca dalam diam / Bergelimang suasana segar / Bunga-bunga kehidupan.


Di Manakah Matahariku [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1987 EGA Records / P.T. Ria Cipta Abadi Records

Pokok Pinus / Di tengah hutan / Terduduk ia sendiri / Menjerit tak bersuara / Angin gunung basa basi / Menyapa / Dan terbang entah ke mana / Jalan setapak / Terbungkus kabut / Darahku dan jiwaku / Menyatu ditelan bumi / Kerlap kerlip kunang-kunang / Mamancarkan kebisuan / Aku berjalan hanya dengan mata hati / Bernafas hanya dengan tekad / Aku mendaki penuh dengan teka-teki / Di manakah matahariku / Aku terantuk sebatang dahan / Melintang di depanku / Menghentikan pengembaraan / Tanda tanya / Gundah hati / Kapankah akan terjawab / Di sinilah di dalam dada / Menetes temurun / Cintaku bara hidup / Di sinilah di dalam jiwa / Mengalir hasratku / Mengikuti petunjukMu.


Perjalanan Menjaring Matahari [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1987 EGA Records / P.T. Ria Cipta Abadi Records

Perjalanan jiwa / Menelusuri waktu / Menata suratan takdir / Ku langkahi sejuta kendala / Perjalanan kelam / Menjaring hari depan / Ku kubur mimpi buruk / Semoga saja tak akan terulang / Aku harus jadi lelaki / Yang seutuhnya lelaki / Tangis ku buang dada ku busungkan / Duka dan derita ku sembunyikan / Matahari bangkitlah bersamaku / Rembulan purnama bersamaku / Bintang-bintang berpijar bersamaku / Debur ombak gemuruh bersamaku / Aku lebur dengan langit / Aku lebur dengan bumi / Perjalanan diam / Menembus relung hati / Menghimpun ketegaran / Melewati segala rintangan.


Ketegaran Hati Seorang Pengemis Dan Anaknya [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1987 EGA Records / P.T. Ria Cipta Abadi Records

Ku tutupi wajah dari terik matahari / Ku seka keringat dengan punggung tangan / Mari kita berteduh / Di bawah bayangan gedung / Sembunyikan duka lapar dahaga / Ku gandeng tanganmu jemari yang kurus / Hayati kemiskinan merangkak ke depan / Anakku tercinta tengadahlah ke langit / Tuhan pasti mendengar doa kita / Semua langkah yang kita buat / Meninggalkan jejak di bumi / Semua nafas yang kita hirup / Membawa kristal kehidupan / Singkirkanlah cemburu / Buanglah tanda tanya / Tentang kehendakNya / Membagi nikmat / Mungkin yang buat kita / Masih tersimpan di Sorga / Menuggu kita siap menerima.


Di Tikungan Jalan Cintaku Tertambat [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1987 EGA Records / P.T. Ria Cipta Abadi Records

Sebelumnya aku tak pernah peduli / Sampai aku melihat alismu / Sebelumnya tak pernah aku perhitungkan / Kehadirahmu dalam hatiku / Di tikungan jalan mata kita bertaut / Ada getar-getar dari balik jeruji pagar / Sebenarnya ku dapat langsung mendatangimu / Namun tak ada keberanian / Hanya lewat kerlingan yang sengaja ku pertajam / Dan bersiul nyanyian cinta / Di tikungan jalan jiwaku kini tertambat / Ada lagu yang mengalun / Dari balik rimbun daun / Sekali waktu aku secara tak sengaja / Melihatmu tengah bercumbu / Di balik jendela kaca / Oh! robek jantungku / Oh! luka sangat dalam / Oh! kau tak pernah tahu / Oh! tak ada yang tahu.


Bunga-Bunga Cinta [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
©1987 EGA Records / P.T. Ria Cipta Abadi Records

Geriapnya seperti sejuta bintang / Pancaran matamu bening cemerlang / Aku pun terkesima hilanglah kata-kata / Dengup jantungku menggeledak / Gelora cinta pun deras mengalir / Tak terbendung / Semburatnya seperti cipratan embun / Tergambar dalam senyumanmu teduh / Ulurkanlah tanganmu / Alirkanlah cintamu / Aku terpana tanpa daya / Letih berpacu mengejar impian / Bunga cinta / Aku memang lelaki yang tak beruntung / Tak punya apapun yang dapat ku banggakan / Sementara engkau terlalu sempurna / Hampir hanya terwujud dalam bayang-bayang / Hanya dalam bayang / Getar-getar cintaku dan cintamu / Terwujudlah semua angan-anganku / Aku ada bersamamu / Engkau ada bersamaku / Selamat pagi isi bumi / Selamat tinggal bayang-bayang sepi.

 

kembali ke atas

 

1