Ebiet G. Ade
Lebih canggih dilihat menggunakan skrin 800x600 ke atas dan IE5+ ke atas













Lompat

 

Muzik Nusantara

Kandung

RuangMaya M. Nasir & Kembara
M. Nasir & Kembara

RuangMaya Ebiet G. Ade
Ebiet G. Ade

Sumbangsih - Kumpulan Lagu Malar Segar Sumbangsih

Lagu Raya Sepanjang Zaman
Lagu Raya


Klik sini untuk menurunkan RealOne
This site is RealMedia enhanced

Hantar E-Mel
Warkah-E

Forum Muzik Nusantara
Komen



1984
1984 Jackson Records

1984

..... Bingkai Mimpi
..... Catatan Seorang Penyair
..... Sejoli Kasih Sarman Dan Lasmi
..... Taubat
..... Konserto Doa
..... Pengemis Dan Tukang Copet
..... Puisi Bulan Madu
..... Eksekusi
..... Dongeng Dari Negri Antah Berantah
..... Nyanyian Bumi Seberang

..... kembali ke senarai album

Bingkai Mimpi [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1984 Jackson Records.

Dalam kepekatan mimpiku / WajahMu tersembunyi / Alam semesta / Matahari, bintang, rembulan / Semua datang sujud buatMu / Menikam cinta paling dalam / Dari sudut manakah gerangan / Aku dapat segera mulai / Melukiskan Engkau / Yang kasat mata / Namun ada / Bahkan mengalir dalam darah / Hidup telah ku janjikan buatMu / Garis-garis aku satukan / Menampilkan watak yang beringas / Titik-titik aku kumpulkan / Menampilkan rona geriap / Terlalu jauh dari wajahMu / Yang agung, teduh dan kasih / Kini ku yakini sepenuhnya / Engkau tak mungkin ku gambar / Tinggal ku mohon ampunanMu / Atas kelancangan/kedangkalan mimpiku / Dalam kesejukan nafasMu / Aku khusuk sembahyang / Barangkali / Dapat ku tafsirkan makna firmanMu / Peluklah aku dalam damai / Siramilah dengan cinta.


Catatan Seorang Penyair [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1984 Jackson Records.

Pengembara / Penyair jalanan / Sepi ia semadi / Di dalam sanggar / Langlang jagat raya / Sekejap dari dalam bilik / Berbantal setumpuk buku / Memasang mata dan fikiran / Ada khabar apakah gerangan / Dari bumi belahan seberang / Kami rindu suasana baru / Di sini telah terasa pengap / Di sini telah terasa gelap / Perjalanan / Di dalam batin / Merangkak di atas langit / Menyusuri semua ngarai / Banyak yang tersembunyi / Dan belum sempat terungkapkan / Rahasia lingkar bima sakti / Misteri mesti diuraikan / Mari kita kupas seluruhnya / Jangan sisakan barang sedikit / Langkah baru segera kita ambil / Mengakhiri cerita kusam / Salin dengan cerita indah / Mengembara / Menembus ruang / Batas mimpi-mimpi / Dan alam sadar / Lewat tiga langkah / Pandangan dan fikiranmu / Tetapi kadangkala kabur / Terpaut jarak terlampau jauh / Marilah kita coba dengarkan / Jalan fikirannya yang cemerlang / Siapa tahu dapat kita mengerti / Jangan lihat siapa bicara / Tapi dengar apa katanya.


Sejoli Kasih Sarman Dan Lasmi [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1984 Jackson Records.

Sepasang kekasih yang terjerat / Lingkaran cinta yang menggebu / Setiap kali mereka sempat bertemu / Rindu hanya mengalir lewat pandang / Di sudut jantung yang kering tandus / Cinta sejati telah dipatri / Meskipun selalu dibelenggu was-was / Satu saat mereka dipisahkan / Sarman hanya punya cinta setulusnya / Untuk Lasmi gadis ikal mayang / Mereka berdua telah sepakat / Membuka ladang cinta yang musykil / Sarman hanya buruh pekerja kasar / Lasmi putri pejabat negri / Bertekas membina kasih bersemi / Menyeberangi takdir / Berjalin jari / Seperti petir di tengahari / Ada khabar yang menggemparkan / Sarman dengan sepenuh kejantanan / Melamar Lasmi si gadis impian / Sungguh-sungguh di luar dugaan / Pejabat negri tak keberatan / Berlangsunglah pesta kawin sederhana / Dengan segala hikmat dan sukacita.

Taubat [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1984 Jackson Records.

KepadaMu / Ingin ku persembahkan / Bakti dan sujudku / Sekian lama / Terselubung dalam langit / Namun aku tetap setia / Mencari / Engkau yang memberi / Kehidupan / Dan senantiasa akan menjaga / Biarlah jiwa ku pasrahkan / Peluklah / Ragaku di dalam dekapanMu / KepadaMu / Ingin aku tumpahkan / Segala-galanya / Jalan panjang / Telah aku lewati / Menyusuri kegelapan / Secercah / Sinar yang gemintang / Merasuk / Membuka seluruh kesadaranku / Di mana / Aku dapat rebah / Tenteram / Tidur lena dalam pelukanMu.


Konserto Doa [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1984 Jackson Records.

Ke mari berkumpul / Duduk melingkariku / Semua anakku tercinta / Ada yang ingin ku wasiatkan / Sebelum aku harus pergi jauh / Jalan kalian masih luas terbentang / Pandai-pandailah memilih / Iman di tangan jangan dilepas / Jadikan azimat penuntun hidup / "Terimakasih kami tak terhingga / Petua ayahanda akan kami simpan / Di dalam sanubari yang paling dalam / Menjadi pedoman memilih jalan" / Legalah sudah hatiku sekarang / Mendengar janji kalian ucapkan / Kerna zaman ini tengah bergolak / Membawa iklim buruk panas menyesatkan / Tuhan bimbinglah anak dan cucuku / Yang muda memang banyak lupa / Telah ku tanamkan iman di dada / Semoga mereka memilih jalanMu / "Terimakasih kepadaMu Tuhan / Engkau tak berpaling dari kami yang lalai / Luluskanlah doa kami bersama / Untuk kesehatan ayah tercinta / Untuk seluruh umat seisi dunia / Amin.....".


Pengemis Dan Tukang Copet [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1984 Jackson Records.

Anak lelaki kering kerontang / Bersandar di besi palka / Mata terpejam / Sepotong roti yang digenggam / Tak dapat sembunyikan / Dia pasti anak derita / Dia anak gelandangan / Lelaki tua rambut beruban / Menjulurkan kepala saat lewat melintas / Untuk menengok sahabatnya / Sikecil kurus kering / Sepanjang gerbong ditelusuri / Menyambung hari ini / Ditepuknya pundak si kurus kering / Lutut tertekuk rapat ke dada / Diguncangkan tulang belulang / Tetap diam tak bergeming / Menangis si tua sendirian / Sahabat yang setia mati kelaparan / Burung gereja berkerumun / Belasungkawa / Direbahkan tubuh dan diam / Ia putus asa / Bacalah di koran hari ini / Dua orang lelaki tua dan muda / Mati bersama berpelukan / Di atas palka / Pencopet tua dan pengemis / Sahabat sejati.


Puisi Bulan Madu [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1984 Jackson Records.

Dalam kesempatan yang lama ku tunggu / Cuaca cerah memancar sinar rembulan / Membantu ku membunuh kegalauan jiwa / Bunga tulip mekar subur di dada / Dalam percintaan yang hangat menggebu / Marilah kita saling melebur diri / Simpanlah cintaku sedalam-dalamnya / Cintamu pun lekat di jantung hati / Buang jauh-jauh onak dan duri / Mari kita lintasi semua bumi / Pejamkan matamu hirup kenyamanan / Cinta telah terpatri selamanya / Bersama kita dengar nyanyian bunga / Mimpi-mimpi yang usang kita kubur / Menggenggam hari ini seerat mungkin / Perjalanan kita masih sangat panjang.


Eksekusi [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1984 Jackson Records.

Apalagi yang ingin kau katakan / Mumpung aku masih di sini / Tumpahkan saja segala-galanya / Mungkin aku dapat membantu / Setidaknya akan ku khabarkan / Derita tengah kau tanggung / Dingin terali, dingin ubin tua / Dingin matamu memandang / Ini sisir rapikan rambutmu / Rasakan senyum matahari / Engkau masih seperti dulu / Murah senyum dan ramah tamah / Di ujung peluru kau ketemu ajal / Tebus kekeliruan / Bertobatlah jiwa dan raga / Tuhan Maha Pengampun / Syukur bila lagu ini / Sampai tembus ke alam baka / Aku kirim doa kesejukan / Agar sukmamu tenteram istirah / Atas nama bangsa yang bijak / Dosamu turut terkubur / Atas nama semua kerabatmu / Aku memaafkan kamu.


Dongeng Dari Negri Antah Berantah [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1984 Jackson Records.

Hormatilah jabatanku / Putra tunggal kepala kampung / Punya hak untuk tolak pinggang pemerintah / Ku pelihara kesombongan / Sorot mata segalak mungkin / Untuk menjaga martabat dan wibawa / Hari ini aku dipanggil / Menghadap ayah terhormat / Melaporkah tugasku / Mengelola dagang / Model putra bangsawan / Cara yang aku terapkan / Gampang tak perlu berfikir / Yang penting bisa memanfaatkan kesempatan / Jabatan ayahku / Semua berjalan lancar / Betapa aku tersinggung / Dengan seorang patriot / Berani ia mengecam tingkahku / Untung saja lima pengawalku / Segera melingkus tulang belulang / Caci maki aku semburkan / Di kupingnya / Ku ingatkan sekali lagi / Aku putra kepala kampung / Jangan coba melawan / Kalau tak ingin susah / Sebaiknyalah kau diam / Aku jalankan perintah / Ayahanda yang agung / Menindas nyali rakyatku / Agar tak banyak tingkah / Agar semua bisu / Menurut selalu patuh / Inilah cerita keji / Dari negri antah berantah / Sepantasnyalah jadi timbangan bagi kita / Meskipun hanya dongengan / Tapi cukup meremas jantung / Semoga saja takkan terjadi / Di negri ini.


Nyanyian Bumi Seberang (Bona Ni Pasogit) [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1984 Jackson Records.

Menyeberangi danau biru terbentang / Bersama istri dan anakku belayar / Singgah di sana / Di pulau yang terpencil / Di tengah hamparan telaga / Menyimpan keindahan / Dan aku pun terperangan / Ada yang menegurku / Selintas layaknya ia marah dan membentak / Namun ternyata dari sinar matanya / Terpancar ketulusan sikap bersahabat / Aku ingin hening dan pejamkan mata / Untuk menyimpan apa yang ku saksikan / Suling berserak bercampur songket dagangan / Bertahan dalam kasih bumi leluhur / Meskipun alam tak banyak membantu / Namun kegigihan sanggup merubah / Tandus tanah ini ladang kehidupan / Akupun terkesima dan enggan pulang / Dan esok harinya kami mendaki / Untuk menikmati keindahan dari bukit / Dan di sana di tengah lingkaran air / Mereka gigih bertahan / Semangat baja.

 

kembali ke atas

 

1