Ebiet G. Ade
Lebih canggih dilihat menggunakan skrin 800x600 ke atas dan IE5+ ke atas













Lompat

 

Muzik Nusantara

Kandung

RuangMaya M. Nasir & Kembara
M. Nasir & Kembara

RuangMaya Ebiet G. Ade
Ebiet G. Ade

Sumbangsih - Kumpulan Lagu Malar Segar Sumbangsih

Lagu Raya Sepanjang Zaman
Lagu Raya


Klik sini untuk menurunkan RealOne
This site is RealMedia enhanced

Hantar E-Mel
Warkah-E

Forum Muzik Nusantara
Komen



Camellia III
1980 Jackson Records

Camellia III

..... Elegi Esok Pagi
..... Camellia III
..... Dosa Siapa, Ini Dosa Siapa?
..... Kalian Dengarkah Keluhanku?
..... Sepucuk Surat Cinta
..... Lolong
..... Hidup IV
..... Saksikan Bahwa Sepi
..... Ada Yang Tak Mampu Ku Lupa
..... UntukMu Kekasih

..... kembali ke senarai album

Elegi Esok Pagi [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1980 Jackson Records.

Izinkanlah, / Ku kecup keningmu / Bukan hanya ada di dalam angan / Esok pagi, / Kau buka jendela / Kan kau dapati seikat kembang merah / Engkau tahu, / Aku mulai bosan / Bercumbu dengan bayang-bayang / Bantulah aku / Temukan diri / Menyambut pagi / Membuang sepi / Izinkanlah aku kenang / Sejenak perjalanan / Dan biarkan ku mengerti / Apa yang tersimpan di matamu / Barangkali, / Di tengah telaga / Ada tersisa butiran cinta / Dan semoga kerinduan ini / Bukan jadi mimpi di atas mimpi / Izinkanlah aku rindu / Pada hitam rambutmu / Dan biarkan ku bernyanyi / Demi hati yang risau ini.


Camellia III [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1980 Jackson Records.

Di sini, di batu ini / Akan ku tuliskan lagi / Namaku dan namamu / Maafkan bila waktu itu / Dengan tuliskan nama kita / Ku anggap engkau berlebihan / Sekarang setelah kau pergi / Ku rasakan makna tulisanmu / Meski samar tapi jelas tegas / Engkau hendak tinggalkan kenangan / Dan kenangan / Di sini, kau petikkan kembang / Kemudian engkau selipkan / Pada tali gitarku / Maafkan bila waktu itu / Ku cabut dan ku buang / Kau pungut lagi dan kau bersihkan / Engkau berlari sambil mengangis / Kau dekap erat kembang itu / Sekarang baru aku mengerti / Ternyata kembangmu kembang terakhir / Yang terakhir / Oh! Camellia / Katakanlah di satu mimpiku / Oh! Camellia / Maafkanlah segala khilaf dan salahku / Di sini, di kamar ini / Yang ada tinggal gambarmu / Ku simpan dekat dengan tidurku / Dan mimpiku.


Dosa Siapa, Ini Dosa Siapa? [dengar] / [dengar versi 1998]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1980 Jackson Records.

Ku dengar suara jerit tangismu / Sesepi gunung / Ku lihat bening bola matamu / Sesejuk gunung / Oh! engkau anakku / Yang menanggungkan noda / Sedang engkau terlahir / Mestinya sebening kaca / Apa yang dapat ku banggakan / Kata maafku pun belum kau mengerti / Dosa siapa, ini dosa siapa / Salah siapa, ini salah siapa / Mestinya aku tak bertanya lagi / Ku dengar ceria suara tawamu / Menikam jantung / Ku lihat rona segar di pipimu / Segelap mendung / Oh! engkau anakku / Yang segera tumbuh dewasa / Dengan selaksa beban / Mestinya sesuci bulan / Apa yang dapat kudambakan / Kata sesalku pun belum kau mengerti / Dosa siapa, ini dosa siapa / Salah siapa, ini salah siapa / Jawabnya ada di relung hati ini.

Kalian Dengarkah Keluhanku? [dengar] / [dengar versi 1998]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1980 Jackson Records.

Dari pintu ke pintu / Ku coba tawarkan nama / Demi terhenti tangis anakku / Dan keluh ibunya / Tetapi nampaknya semua mata / Memandang ku curiga / Seperti hendak telanjangi / Dan kuliti jiwaku / Apakah buku diri ini / Harus selalu hitam pekat / Apakah dalam sejarah orang / Mesti jadi pahlawan / Sedang Tuhan di atas sana / Tak pernah menghukum / Dengan sinar matanya yang lebih tajam / Dari matahari / Ke manakah sirnanya / Nurani embun pagi / Yang biasanya ramah / Kini membakar hati / Apakah bila terlanjur salah / Akan tetap dianggap salah / Tak ada waktu lagi benahi diri / Tak ada tempat lagi untuk kembali / Kembali dari keterasingan / Ke bumi beradab / Ternyata lebih menyakitkan / Dari derita panjang / Tuhan bimbinglah batin ini / Agar tak gelap mata / Dan sampaikan rasa inginku / Kembali bersatu.


Sepucuk Surat Cinta [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1980 Jackson Records.

Coba kau tinggalkan aku sendiri / Untuk belajar menahan kerinduan / Dan untuk menimbang sampai seberapa / Kadar cinta kasihku kepadamu / Sampai seberapa kesetiaanku / Padamu / Coba kau biarkan aku berfikir / Apa yang mestiku katakan padamu / Setiap orang selalu saja bicara / Tentang masa depan dan masa silam / Aku akan jujur saja / Ku katakan / Aku cinta padamu / Ku lihat kaki-kaki burung berdansa / Ku dengar putik-putik kembang berdendang / Itukah petanda aku jatuh cinta / Itukah petanda hatiku kembali tergugah / Coba kau renungkan sekali lagi / Di sisi manakah ku harus berdiri / Sebab ini semua tergantung padamu / Sedang di sini telah ku buka tanganku / Sekarang tinggal bagaimanakah kau bersikap / Padaku / Kekerasanmu mulai aku sukai / Sikap-sikapmu pun telah ku mengerti / Pandangan hidupmu aku pun setuju / Walau kita ada di jalan berbeda / Tetapi jelas bahwa tujuan kita sama / PadaNya / Benarkah di satu sudutmu Jakarta / Cintaku mulai tumbuh subur / Atau semua ini hanyalah sejenak / Seperti yang selalu aku dapati / Seperti yang selalu aku temui / Berakhir.


Lolong [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1980 Jackson Records.

Jembatan batu di sebelahku diam / Pancuran bambu kecil memercikkan air / Menghempas di atas batu hitam / Merintih menikam sepi pagi / Pucuk-pucuk cemara / Bergoyang-goyang / Diterpa angin dingin / Bukit ini / Seperti mengisyaratkan doa / Rahasia alam diam di sekitarnya / Di sini pun aku mencari Engkau / Setiap kali ku panggili namaMu / Namun selalu saja / Hanya gema suaraku / Yang terdengar rindu / Gadis manis duduk di sebelahku / Menyematkan kembang di saku bajuku / Dan bercerita tentang sepasang burung / Yang bercumbu di atas dahan / Tetapi sepi tetap bergayut di dada / Selalu ku teriakkan kata "Di mana?" / Tetapi rindu tetap bergayut di dada / Selalu ku teriakkan kata "Di mana?" / Ketika pulang aku turun ke kali / Dan berkaca di atas air / kulihat wajahku letih dan tua / Tapi aku berusaha tertawa / Anggap hidup hanya sandiwara / Yang kan berakhir segera.


Hidup IV [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1980 Jackson Records.

Oh! rentangkan tanganMu / Bersama datang malam / Agar dapat ku rebahkan kepala / Pada bulan di lenganMu / Oh! hembuskanlah / Nafas iman ke dalam sukma / Agar dapat ku yakini / Hidup dan kehidupan ini / Di gunung ku cari Kamu / Di sini pun ku cari Kamu / Di mana kan ku temui Kamu / Untuk luluh dalam genggamanMu / Oh! bisikkanlah / Ke manakah langkah mesti ku bawa / Agar pasti akan bertemu / Untukku tumpahkan rindu / Di lenganMu ku temukan cinta / Di mataMu memancar makna / Rindu ini tak tertahan lagi / Untuk menangis di pangkuanMu.


Saksikan Bahwa Sepi [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1980 Jackson Records.

Dengarlah suara gemercik air / Di balik rumpun bambu / Di sudut dusun / Lihatlah pancuran berdansa riang / Menyapa batuan / Menjemput bulan / Ada perempuan renta menimba / Terbungkuk namun sempat senandungkan tembang / Sedang di balik pagar gadis berdendang / Tengah mandi telanjang / Dengarlah suara nafas jalanan / Di balik gedung tinggi / Di bawah terik / Lihatlah geriap lalu lalang / Di saput debu panas / Kasih pun sirna / Ada perempuan tua berdandan / Bergincu tebal senandungkan dosa / Sedang di balik dinding jejaka gelisah / Menunggu saat berkencan / Sangatlah nyata / Beda antara berdiri di bebukitan sejuk / Dengan di bawah terik matahari / Saksikan bahwa sepi / Lebih berarti dari keriuhan.


Ada Yang Tak Mampu Ku Lupa [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1980 Jackson Records.

Ada yang tak mampu ku lupa / Bulu lembut di keningmu / Yang meremang kala ku kecup / Dan ketika ku sibak rambutmu / Ada yang tak hendak ku buang / Serangkaian kenang-kenangan / Yang tergambar di gelap malam / Dan tersimpan di pucuk daunan / Langit di atas simpang jalan / Menemaniku bernyanyi / Bagai gejolak pohonan runtuh / Bersama gitar / Bersama sepi / Bersama luka dan cinta / Aku masih sempat bernyanyi lagi / Ada yang mesti ku pikir lagi / Melepas dendam dan sakit hati / Dan berjuang membendung benci / Tuhan jagalah tanganku ini.


UntukMu Kekasih [dengar]
Lagu dan Lirik oleh Ebiet G. Ade
© 1980 Jackson Records.

Ingin berjalan berdua denganmu kekasih / Lewati malam setelah usai / Renai gerimis / Lelawa jadi luruh dengan rumput biru / Jemari tangan kita lekat jadi satu / Pipimu memerah / Hasratku merekah / Kenapakah waktu tertinggal jauh / Ku katakan kepadamu tentang hijau huma / Yang bakal kita kerjakan / Dengan sederhana / Kita segera akrab dengan sinar pagi / Nyanyikan kupu-kupu hinggap di rambutmu / Tersenyumlah kamu / Tertawalah aku / Kenapakah waktu tertinggal jauh / Malam suntingkan rembulan untukku / Agar cinta tak berpaling dariku / Lama aku pelajari satu puisi / Sayang bila hanya angin yang mengerti / Oh! burung bernyanyilah / Demi terjalin cinta.

 

kembali ke atas

 

1